Roh Tae-woo, presiden pertama yang dipilih secara demokratis, dikenang atas pencapaian diplomatik, tetapi juga dikritik karena keterlibatannya dalam kudeta militer dan korupsi besar. Ia memimpin negara tersebut dari tahun 1988 hingga 1993. Roh dikaitkan dengan tindakan keras militer berdarah terhadap pengunjuk rasa antipemerintah di Gwangju pada tahun 1980.
Artikel Terkait
Aktivis Lintas Agama Kolaborasi dengan Pemerintah Bantu Masyarakat Pesisir dari Banjir Rob
Antisipasi Cuaca Ekstrem, BNPB Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca di Jawa Barat dan Jawa Tengah
7 Hotel dengan Pemandangan Terindah di Indonesia
Bangkitkan Jiwa Nasionalisme, Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan Gelar Upacara Kesadaran Berbangsa dan Bernegara
Puncaki Box Office, Ini 7 Film Indonesia Terlaris 2024