Kamis, 4 Juni 2026

5 Kasus Polisi Tembak Polisi yang Mengguncang Indonesia

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Selasa, 26 November 2024 | 12:35 WIB
Ilustrasi kasus penembakan antaranggota kepolisian di Indonesia.  (X)
Ilustrasi kasus penembakan antaranggota kepolisian di Indonesia. (X)

NAWACITAPOST.COM - Kasus penembakan antaranggota kepolisian di Indonesia kembali mencuat. Hal ini menimbulkan keprihatinan di kalangan masyarakat, dan mengingatkan akan pentingnya disiplin serta transparansi dalam institusi penegak hukum.

Sebagai aparat yang seharusnya menjaga hukum dan ketertiban, berbagai insiden tersebut menimbulkan tanda tanya besar mengenai integritas serta pengawasan di tubuh kepolisian. Kejadian ini juga mencoreng citra polisi sebagai pengayom masyarakat.

Kasus terbaru yang mengguncang publik terjadi di Solok Selatan, Sumatera Barat. Dua tembakan dari jarak dekat mengakibatkan seorang polisi harus meregang nyawa. Selain itu, terdapat 4 kasus pembunuhan lainnya yang melibatkan sesama anggota polisi. Simak selengkapnya di bawah ini.

1. AKP Ulil Ryanto Anshari

Pada 22 November 2024, Kasat Reskrim Polres Solok Selatan, AKP Ulil Ryanto Anshari, tewas ditembak rekannya, AKP Dadang Iskandar, di area parkir Mapolres Solok Selatan. Penembakan ini terkait dengan penangkapan pelaku tambang ilegal, yang diduga mendapat dukungan dari Dadang.

Baca Juga: 3,33 Juta Orang Indonesia Terpapar Narkoba  

2. Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J)

Pada 8 Juli 2022, Brigadir J ditembak mati oleh Bharada E atas perintah Irjen Ferdy Sambo. Kasus ini mengungkap drama penutupan fakta dan membawa Sambo ke meja hijau dengan vonis seumur hidup.

3. Bripda Ignatius Dwi Frisco Sirage

Pada 23 Juli 2023, Bripda Ignatius Dwi Frisco Sirage (IDF) tewas tertembak oleh rekannya, di Rusun Polri Cikeas, Bogor. Sementara dua terduga pelaku penembakan, Bripda IMS dan Bripka IG, yang merupakan anggota Densus 88 Antiteror (AT) Polri.

Pada pukul 01.42 WIB, Bripda IMS mengeluarkan senjata api (senpi) dari dalam tas untuk diperlihatkan kepada Bripda IDF. Tiba-tiba senjata itu meletus dan mengenai bagian leher Bripda IDF.

4. Aipda Ahmad Karnain

Aipda Ahmad Karnain tewas di tangan Aipda Rudi Suryanto pada 4 September 2022 di Lampung Tengah. Konflik pribadi menjadi alasan penembakan di depan keluarga korban, yang menguak masalah internal di kalangan polisi.

5. Bripka Rahmat Effendy

Halaman:

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini