NAWACITAPOST.COM - Kasus penembakan antaranggota kepolisian di Indonesia kembali mencuat. Hal ini menimbulkan keprihatinan di kalangan masyarakat, dan mengingatkan akan pentingnya disiplin serta transparansi dalam institusi penegak hukum.
Sebagai aparat yang seharusnya menjaga hukum dan ketertiban, berbagai insiden tersebut menimbulkan tanda tanya besar mengenai integritas serta pengawasan di tubuh kepolisian. Kejadian ini juga mencoreng citra polisi sebagai pengayom masyarakat.
Kasus terbaru yang mengguncang publik terjadi di Solok Selatan, Sumatera Barat. Dua tembakan dari jarak dekat mengakibatkan seorang polisi harus meregang nyawa. Selain itu, terdapat 4 kasus pembunuhan lainnya yang melibatkan sesama anggota polisi. Simak selengkapnya di bawah ini.
1. AKP Ulil Ryanto Anshari
Pada 22 November 2024, Kasat Reskrim Polres Solok Selatan, AKP Ulil Ryanto Anshari, tewas ditembak rekannya, AKP Dadang Iskandar, di area parkir Mapolres Solok Selatan. Penembakan ini terkait dengan penangkapan pelaku tambang ilegal, yang diduga mendapat dukungan dari Dadang.
Baca Juga: 3,33 Juta Orang Indonesia Terpapar Narkoba
2. Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J)
Pada 8 Juli 2022, Brigadir J ditembak mati oleh Bharada E atas perintah Irjen Ferdy Sambo. Kasus ini mengungkap drama penutupan fakta dan membawa Sambo ke meja hijau dengan vonis seumur hidup.
3. Bripda Ignatius Dwi Frisco Sirage
Pada 23 Juli 2023, Bripda Ignatius Dwi Frisco Sirage (IDF) tewas tertembak oleh rekannya, di Rusun Polri Cikeas, Bogor. Sementara dua terduga pelaku penembakan, Bripda IMS dan Bripka IG, yang merupakan anggota Densus 88 Antiteror (AT) Polri.
Pada pukul 01.42 WIB, Bripda IMS mengeluarkan senjata api (senpi) dari dalam tas untuk diperlihatkan kepada Bripda IDF. Tiba-tiba senjata itu meletus dan mengenai bagian leher Bripda IDF.
4. Aipda Ahmad Karnain
Aipda Ahmad Karnain tewas di tangan Aipda Rudi Suryanto pada 4 September 2022 di Lampung Tengah. Konflik pribadi menjadi alasan penembakan di depan keluarga korban, yang menguak masalah internal di kalangan polisi.
5. Bripka Rahmat Effendy
Artikel Terkait
Pergeseran Tanah Landa Kabupaten Cianjur, Kemensos Evakuasi Warga dan Beri Bantuan Logistik
Tragis, Siswa SD di Subang Meninggal Dunia Usai Diduga Jadi Korban Bullying Kakak Kelas
Kanwil Kemenkumham Sulsel Bekali Pegawai Kemampuan Public Speaking
Layanan Eazy Passport Kantor Imigrasi Belawan di DPRD Deli Serdang
Pj Gubernur Banten Al Muktabar Cek Kesiapan Distribusi Logistik Pilkada Serentak 2024