NAWACITAPOST.COM - Stasiun kereta api adalah pusat aktivitas transportasi yang semakin padat di Indonesia. Sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 33 Tahun 2011, stasiun kereta api didefinisikan sebagai tempat pemberangkatan dan pemberhentian kereta api. Berdasarkan fungsinya, stasiun terbagi menjadi tiga jenis utama, yaitu stasiun penumpang, stasiun barang, dan stasiun operasi.
Pada tahun 2024, peningkatan jumlah penumpang terlihat signifikan di berbagai stasiun, menjadikan beberapa di antaranya sebagai stasiun tersibuk di Indonesia. Hal ini diungkapkan oleh Vice President of Public Relations KAI, Anne Purba.
Menurutnya, lonjakan jumlah penumpang menjadi dorongan bagi KAI untuk terus mengembangkan fasilitas dan layanan di stasiun-stasiun guna menarik minat lebih banyak pengguna kereta api.
"Peningkatan jumlah penumpang ini memacu kami untuk berinovasi dan meningkatkan layanan. Kami ingin memastikan kereta api tetap menjadi pilihan utama masyarakat untuk bertransportasi," jelas Anne, dikutip Kamis (14/11/2024).
Baca Juga: Prabowo Usulkan Solusi Dua Negara untuk Redam Konflik Israel-Palestina
Daftar Stasiun Tersibuk di Indonesia
Selama periode Januari hingga Oktober 2024, terdapat 10 stasiun kereta api dengan jumlah penumpang naik-turun tertinggi. Stasiun Pasarsenen menempati posisi pertama sebagai stasiun tersibuk dengan jumlah penumpang naik terbanyak.
Berikut ini adalah daftar lengkap stasiun dengan penumpang naik tertinggi untuk kereta api jarak jauh:
1. Stasiun Pasarsenen: 3.589.144 penumpang
2. Stasiun Gambir: 2.531.864 penumpang
3. Stasiun Yogyakarta: 2.450.955 penumpang
4. Stasiun Surabaya Gubeng: 1.475.647 penumpang
5. Stasiun Surabaya Pasarturi: 1.362.481 penumpang
6. Stasiun Bandung: 1.268.243 penumpang
7. Stasiun Lempuyangan: 1.252.075 penumpang
8. Stasiun Semarang Poncol: 1.241.267 penumpang
9. Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng**: 1.239.622 penumpang
10. Stasiun Purwokerto: 1.229.558 penumpang
Baca Juga: Dorong Ekonomi Hijau, BRI Salurkan Rp764,8 Triliun untuk Pembiayaan Berkelanjutan
Penumpang turun terbanyak pada periode yang sama adalah sebagai berikut:
1. Stasiun Pasarsenen: 3.091.590 penumpang
2. Stasiun Yogyakarta: 2.396.462 penumpang
3. Stasiun Gambir: 2.355.125 penumpang
4. Stasiun Surabaya Gubeng: 1.547.969 penumpang
5. Stasiun Surabaya Pasarturi: 1.351.323 penumpang
6. Stasiun Bandung: 1.292.396 penumpang
7. Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng: 1.275.828 penumpang
8. Stasiun Semarang Poncol: 1.273.213 penumpang
9. Stasiun Purwokerto: 1.244.528 penumpang
10. Stasiun Lempuyangan: 1.240.867 penumpang
Selama periode Januari hingga Oktober 2024, KAI Group melaporkan telah melayani total 378.998.962 penumpang. Berikut adalah rincian jumlah penumpang berdasarkan jenis layanan:
Baca Juga: Cara Daftar Petani Milenial: Program yang Janjikan Pendapatan hingga Rp 10 Juta per Bulan!
- KAI: 42.767.683 penumpang
- KAI Commuter: 309.694.220 penumpang
- LRT Jabodebek: 16.858.617 penumpang
- KCIC (Kereta Cepat Indonesia-China): 4.889.754 penumpang
- KAI Bandara: 4.667.314 penumpang
- KAI Wisata: 121.374 penumpang
Artikel Terkait
Penumpang Sumbar Wajib Tahu Aturan Naik Kereta Api
Komitmen Bersih dari Halinar, Lapas Kelas IIB Sekayu Rutin Gelar Razia Blok Hunian
Pacu Kualitas Kinerja, Kalapas Kelas IIB Padangsidimpuan Berikan Penghargaan Kepada Pegawai Teladan Triwulan IV
Dukung Pendidikan Di Pedalaman, Babinsa Koramil 1710-06/Agimuga Bantu Ajar Anak-anak SD
Tingkatkan Spiritual, Warga Binaan Lapas Kelas IIA Sibolga Secara Rutin Ikuti Kegiatan Keagamaan