NAWACITAPOST.COM - Program Petani Milenial menjadi sorotan publik sejak diperkenalkan oleh Kementerian Pertanian melalui Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 4 Tahun 2019. Program ini dirancang untuk menarik minat generasi muda Indonesia dalam menggeluti dunia pertanian yang sering dianggap kurang menarik oleh kalangan milenial.
Dengan fokus pada pengembangan sektor pertanian di setiap daerah, Petani Milenial bertujuan meningkatkan ketahanan pangan nasional dan mengoptimalkan potensi demografi muda yang melimpah.
Di era modern, sektor pertanian memerlukan pendekatan yang lebih cerdas dan berkelanjutan. Dengan memanfaatkan tenaga dan semangat generasi muda, program ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan produksi pangan tetapi juga untuk menghadapi tantangan ketahanan pangan di masa depan.
Bonus demografi Indonesia, di mana mayoritas populasi berada dalam usia produktif, menjadi alasan penting bagi pemerintah untuk mengajak para pemuda berperan aktif dalam pertanian.
Baca Juga: Gaikindo Pasang Target Jual 1 Juta Mobil pada 2025
Petani Milenial adalah langkah konkret untuk menciptakan petani-petani muda yang inovatif dan berorientasi pada teknologi. Salah satu daya tarik utama program ini adalah berbagai insentif bulanan serta pelatihan yang ditawarkan pemerintah kepada peserta.
Tidak hanya berupa pengetahuan dasar, pelatihan juga mencakup penerapan teknologi pertanian modern seperti penggunaan combine harvester dan drone untuk mengoptimalkan pengolahan lahan. Dalam beberapa pelatihan, para peserta diajak langsung terjun ke lapangan untuk belajar praktik terbaik dalam bertani.
Jika milenial bisa menguasai teknologi di bidang pertanian, mereka bisa mendapatkan pendapatan yang tidak kalah dengan sektor lainnya. Targetnya, minimal bisa menghasilkan Rp 10 juta per bulan.
Cara Mendaftar sebagai Petani Milenial 2024
Bagi yang tertarik bergabung, pendaftaran untuk tahun 2024 dibuka secara online melalui situs resmi Kementerian Pertanian. Berikut langkah-langkah pendaftaran:
1. Akses situs
https://latihanonline.pertanian.go.id/registrasi/.
2. Pilih opsi "Pelatihan Petani Milenial.
3. Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan kode keamanan captcha, lalu klik "Menuju form pendaftaran."
4. Isi formulir registrasi dengan data pribadi, seperti nama lengkap, tanggal lahir, dan lokasi.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Joe Biden Tegaskan Kemitraan Strategis dalam Pertemuan di Gedung Putih
Kapolresta Sidoarjo Bersama Kapolsek dan Koramil Cek Lahan Sawah Untuk Ketahanan pangan.
Lapas Kelas IIB Panyabungan Gelar Sidang TPP Terhadap 77 Orang Warga Binaannya
Jalin Sinergitas, Kepala Lapas Kelas IIB Panyabungan Sambut Kunjungan Kepala Kejaksaan Negeri Mandailing Natal
Dukung Program Akselerasi Menteri ImiPas Terkait Berantas Narkoba, Kadiv PAS Kumham Sumut Sidak di Lapas Kelas IIA Pancur Batu