5. Unggah foto diri berukuran 4x6 dengan resolusi maksimal 700 KB.
6. Pastikan semua data terisi dengan benar, kemudian klik “Daftar.”
Baca Juga: Ratusan Siswa Terdampak Erupsi, Kemendikdasmen Pastikan Akses Pendidikan
Sejauh ini, lebih dari 20.000 pemuda telah menunjukkan minatnya dengan mendaftar sebagai petani milenial. Dari jumlah tersebut, 3.000 petani muda sudah diterima dan terlibat dalam berbagai kegiatan pertanian, seperti program cetak sawah yang baru-baru ini dicanangkan oleh Kementerian Pertanian.
Petani Milenial memiliki fokus utama dalam menciptakan ekosistem pertanian yang maju dan berkelanjutan. Program ini tidak hanya sebatas pelatihan, namun juga melibatkan para peserta dalam pengelolaan lahan pertanian yang telah disiapkan pemerintah.
Salah satu contoh konkret adalah pembentukan brigade milenial yang diisi oleh 15 orang per kelompok untuk menggarap 200 hektar lahan. Setiap brigade dilengkapi dengan berbagai fasilitas, mulai dari traktor hingga alat pemanen modern, dengan investasi mencapai lebih dari Rp 3 miliar.
Dalam pembagian hasil, sistem ini dirancang agar adil dan memotivasi petani muda. Mereka memperoleh 70% dari hasil panen, sementara 30% sisanya menjadi hak pemilik lahan.
Baca Juga: Gempa Bumi Magnitudo 5,2 Guncang Pangandaran
Antusiasme pemuda terhadap program ini terus meningkat. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman bahkan menargetkan 50.000 petani muda, termasuk generasi Z, akan ikut serta dalam program ini pada akhir 2025.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Joe Biden Tegaskan Kemitraan Strategis dalam Pertemuan di Gedung Putih
Kapolresta Sidoarjo Bersama Kapolsek dan Koramil Cek Lahan Sawah Untuk Ketahanan pangan.
Lapas Kelas IIB Panyabungan Gelar Sidang TPP Terhadap 77 Orang Warga Binaannya
Jalin Sinergitas, Kepala Lapas Kelas IIB Panyabungan Sambut Kunjungan Kepala Kejaksaan Negeri Mandailing Natal
Dukung Program Akselerasi Menteri ImiPas Terkait Berantas Narkoba, Kadiv PAS Kumham Sumut Sidak di Lapas Kelas IIA Pancur Batu