Kamis, 4 Juni 2026

Prabowo Usulkan Solusi Dua Negara untuk Redam Konflik Israel-Palestina

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Kamis, 14 November 2024 | 11:59 WIB
Presiden Prabowo Subianto bertemu dengan Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, pada Selasa (12/11/2024) waktu setempat.  (X)
Presiden Prabowo Subianto bertemu dengan Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, pada Selasa (12/11/2024) waktu setempat. (X)

NAWACITAPOST.COM - Indonesia kembali menyuarakan dukungannya terhadap penyelesaian damai konflik Israel-Palestina. Dalam pertemuan dengan Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, pada Selasa (12/11/2024) waktu setempat, Presiden Prabowo Subianto, menegaskan komitmen Indonesia terhadap solusi dua negara (two-state solution) sebagai langkah konkret untuk mengakhiri serangan Israel ke Gaza.

Dalam pertemuan yang berlangsung di Gedung Putih, Prabowo menyatakan bahwa solusi dua negara adalah jalan terbaik untuk mencapai perdamaian yang berkelanjutan. "Ya kita bahas itu (Gaza), saya tetap menyarankan two state solution, sebenarnya mereka juga setuju," kata Prabowo usai bertemu Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin yang diunggah YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (14/11/2024).

Prabowo menyampaikan harapan agar segera terjadi gencatan senjata di Gaza sebagai langkah awal menuju perdamaian. "Kita bekerja, kita berharap untuk bisa gencatan senjata segera," ucap dia.

Baca Juga: Dorong Ekonomi Hijau, BRI Salurkan Rp764,8 Triliun untuk Pembiayaan Berkelanjutan  

Tidak hanya membahas konflik di Timur Tengah, Prabowo juga mengangkat isu penting lainnya, termasuk situasi di Laut China Selatan (LCS). Persoalan ini menjadi sorotan dalam pertemuan Prabowo dengan Presiden China, Xi Jinping, pada kunjungan kenegaraannya ke China pekan lalu.

"Saya katakan kita ingin kerja sama dengan semua pihak. Kita menghormati semua kekuatan tapi kita juga akan tetap mempertahankan kedaulatan kita," ungkap Prabowo.

Dalam pembicaraannya dengan Biden, Prabowo mengungkapkan bahwa Indonesia ingin menjalin kerja sama dengan berbagai pihak terkait permasalahan Laut China Selatan, namun tetap mengedepankan kedaulatan nasional. "Kita menghormati semua kekuatan, tapi kita juga akan mempertahankan kedaulatan kita," tegas Prabowo.

Dalam kunjungannya ke China pada Sabtu (9/11/2024), Prabowo dan Presiden Xi Jinping sepakat mengeluarkan pernyataan bersama yang menekankan pentingnya dialog dan kerja sama untuk menjaga stabilitas di Laut China Selatan. Kesepakatan ini dinilai penting mengingat LCS merupakan salah satu jalur pelayaran internasional yang strategis dan sering kali menjadi titik ketegangan antarnegara.

 

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini