Pada kesempatan tersebut, Wamensos turut mengunjungi para korban luka-luka yang dirawat di RSUD dr. Hendrikus Fernandez Flores Timur.
Dari enam korban yang sempat dirawat, empat masih menjalani perawatan dan masing-masing menerima santunan sebesar Rp5 juta.
Salah satu korban yang dikunjungi Wamensos Agus adalah Niklous Napamare (94), yang terluka di bagian kaki akibat batu panas. Putri Niklous, yaitu Lusia Linumare, menceritakan bahwa saat kejadian, keluarga berusaha keluar dari rumah, tetapi ibu dari Niklous, Yosefena Walikedang, tewas karena terkena batu panas.
Wamensos Agus memberikan penguatan kepada para korban luka-luka dengan mendoakan dan memberikan semangat.
Melalui Kementerian Sosial, Pemerintah berkomitmen untuk terus mendampingi dan memastikan bahwa seluruh kebutuhan pengungsi serta ahli waris korban terpenuhi dengan baik hingga mereka dapat menjalani kehidupannya dengan normal kembali.
Artikel Terkait
Menko Muhaimin Iskandar Rapat Perdana dengan Kemensos, Rancang Data Tunggal Pemberdayaan Masyarakat
Kemensos Berikan Bantuan untuk Keluarga Pahlawan dan Perintis Kemerdekaan
Sambut Hari Disabilitas Internasional, Kemensos Dorong Inklusivitas dan Kesejahteraan Penyandang Disabilitas
Dapur Umum Kemensos Layani Ribuan Pengungsi Erupsi Lewotobi