NAWACITAPOST.COM - Ketua DPD RI, Sultan Bachtiar Najamudin, memberikan pandangan penting mengenai kabinet pemerintahan Presiden terpilih, Prabowo Subianto. Menurut Sultan, kabinet yang akan segera dibentuk perlu bekerja dalam sistem yang terstruktur dan efisien, atau yang disebutnya sebagai “auto pilot.”
Hal ini dianggap krusial agar Prabowo dapat lebih fokus mengambil peran strategis di kancah internasional. "Dalam situasi global yang semakin tidak menentu seperti sekarang ini, sudah saatnya pemimpin kita tampil dan lantang menyerukan perdamaian dan keadilan sosial di panggung internasional," kata Sultan, dikutip Jumat (18/10/2024).
Menurutnya, peran internasional Indonesia sangat sesuai dengan amanat Pembukaan UUD 1945, yang mengharuskan bangsa ini aktif dalam menciptakan perdamaian abadi dan keadilan sosial di dunia. Sultan menekankan bahwa pemimpin nasional harus memiliki kecakapan diplomatik yang mumpuni untuk membuka peluang kolaborasi global, menumbuhkan kepercayaan pasar, dan menarik lebih banyak investasi ke dalam negeri.
"Saya sangat meyakini bahwa bangsa yang pemimpinnya mampu tampil secara elegan dan berani di panggung internasional dengan gagasan perdamaian dunia yang luhur akan disegani dan dihormati oleh bangsa lain," ujar Sultan.
Baca Juga: Survei Pilkada Jatim: Khofifah-Emil Unggul dengan Elektabilitas 67,5 Persen
Selain itu, Sultan juga meminta agar seluruh tokoh bangsa bersatu tanpa pamrih dalam menciptakan suasana demokrasi yang kondusif dan stabil, di tengah kondisi geopolitik yang tidak pasti.
Sultan juga mengapresiasi langkah Prabowo yang berani melakukan terobosan dalam menyusun kabinet, termasuk penunjukan putra-putri terbaik bangsa untuk memimpin kementerian dan lembaga negara. Dia menilai bahwa Prabowo telah merumuskan kabinet dengan visi dan filosofi pembangunan nasional yang solid, inklusif, dan komprehensif.
Menurut Sultan, kabinet yang dibentuk tidak bisa dianggap gemuk atau berlebihan. “Kami sempat berdiskusi panjang dengan beliau. Pak Prabowo punya cara yang sangat baik dalam menata pemerintahan dan memilih orang-orang yang bertanggung jawab," katanya.
Sultan menekankan bahwa Indonesia adalah negara besar dengan dinamika kompleks yang tidak bisa diatasi oleh satu kelompok saja. Dengan demikian, penting bagi seluruh elemen bangsa, terutama tokoh-tokoh politik nasional, untuk mendukung proses transisi kepemimpinan dan memastikan bahwa Indonesia terus tumbuh mandiri dan berdaulat.
Artikel Terkait
Utamakan Kepedulian Disaat Duka, Rutan Balikpapan Berikan Izin Luar Biasa Kepada Warga Binaan
Empat Pegawai Lapas Kelas IIB Lubuk Pakam Kanwil Kumham Sumut Dimutasi, Kalapas : Berikan Kinerja Terbaik di Tempat Baru
PT KCIC Siap Tambah Jumlah Kereta Cepat Whoosh dan Buka Stasiun Karawang untuk Penumpang
Deteksi Dini Virus TB dan HIV/AIDS, Lapas Kelas III Kotapinang Kanwil Kumham Sumut Gelar Screening dan Pemeriksaan
13 Panggung Pesta Rakyat Siap Meriahkan Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Terpilih