NAWACITAPOST.COM - Menjelang pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih pada Minggu, 20 Oktober 2024, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) telah menyiapkan berbagai langkah pengamanan dan acara untuk menyambut momen penting tersebut. Salah satu yang menjadi sorotan adalah rencana penyelenggaraan 13 panggung pesta rakyat yang akan digelar di sepanjang Jalan Sudirman hingga Thamrin, Jakarta Pusat.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Susatyo Purnomo Condro, mengungkapkan bahwa panggung-panggung tersebut akan diadakan untuk memeriahkan suasana sekaligus memberikan hiburan bagi masyarakat yang turut merayakan momen pelantikan ini.
“Ada 13 panggung yang akan dibangun sepanjang ruas Jalan Sudirman-Thamrin,” ungkap Susatyo di Polda Metro Jaya, Kamis (17/10/2024).
Panggung-panggung ini akan diisi oleh berbagai kegiatan yang diharapkan dapat menambah semarak suasana pelantikan pemimpin negara. Lebih lanjut, Susatyo menjelaskan bahwa rangkaian acara yang diadakan di 13 panggung tersebut akan berlangsung dalam tiga fase.
Baca Juga: PT KCIC Siap Tambah Jumlah Kereta Cepat Whoosh dan Buka Stasiun Karawang untuk Penumpang
Panggung akan dimulai sejak pukul 10.00 WIB hingga 14.00 WIB, dengan jadwal yang diatur sesuai waktu pelaksanaan di masing-masing titik. "Ada kegiatan yang dimulai pada pukul 10.00 WIB, dan ada pula yang akan dimulai pukul 14.00 WIB. Setiap panggung memiliki jadwal tersendiri yang diatur agar semua bisa berjalan dengan lancar dan aman," kata Susatyo.
Pesta rakyat ini diharapkan menjadi simbol perayaan demokrasi di Indonesia, di mana masyarakat dapat ikut merasakan euforia pelantikan pemimpin baru sambil menikmati hiburan yang telah disiapkan. Selain itu, acara ini juga menjadi ajang bagi masyarakat untuk berkumpul dan merayakan secara bersama-sama tanpa sekat.
Seiring dengan persiapan pesta rakyat, pihak kepolisian juga telah mengatur pengamanan yang ketat di sejumlah kawasan strategis. Fokus utama pengamanan akan berada di kawasan Monumen Nasional (Monas), kompleks Gedung DPR/MPR RI, dan sepanjang jalur Sudirman-Thamrin, yang menjadi lokasi utama panggung rakyat.
Selain itu, pihak berwenang juga akan mengamankan tempat akomodasi para tamu negara yang diundang untuk menghadiri pelantikan tersebut. "Pengamanan juga mencakup 12 halte MRT serta 7 stasiun kereta api yang menjadi bagian penting dari jalur transportasi publik di Jakarta. Kami terus berkoordinasi dengan jajaran TNI untuk memastikan kelancaran acara," ujar Susatyo.
Baca Juga: Pelantikan Menteri Kabinet Prabowo Dijadwalkan 21 Oktober 2024
Pengamanan yang komprehensif ini menunjukkan betapa seriusnya aparat dalam menjaga kelancaran pelantikan, tidak hanya untuk memastikan keselamatan para tamu negara, tetapi juga untuk menjamin kenyamanan dan keamanan masyarakat yang turut merayakan pesta rakyat.
Dalam kesempatan terpisah, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, menyatakan bahwa sebanyak 6.757 personel gabungan akan dikerahkan untuk mengamankan jalannya pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih. Ribuan personel tersebut terdiri dari anggota Polri, Kodam Jaya atau TNI, serta dukungan dari Pemprov DKI Jakarta dan berbagai stakeholder terkait lainnya.
"Kami melibatkan 6.757 personel untuk pengamanan. Ini termasuk dari pihak kepolisian, TNI, Pemprov DKI, dan stakeholder lain yang terkait," jelas Ade Ary.
Langkah pengamanan ini diambil untuk memastikan bahwa acara pelantikan dapat berlangsung aman dan tertib, mengingat pentingnya momen tersebut bagi bangsa dan negara. Dengan persiapan matang dari pihak kepolisian dan pemerintah, pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih pada 20 Oktober 2024 diharapkan menjadi perayaan demokrasi yang meriah dan lancar.
Artikel Terkait
Lakukan Wasev, Aspers Kasad Tinjau Pelaksanaan TMMD ke-122 Kodim 0507/Bekasi
Silaturahmi ke Kemenkumham Jabar, Staf Khusus Ahmad Ali Fahmi Dorong Penguatan Kehumasan
TNI-Polri Gelar Tactical Video Game Untuk Sinergikan Pengamanan VVIP Pelantikan Presiden 2024
Stafsus Menkumham Bidang Keamanan dan Intelijen Apresiasi Kinerja Jajaran Kanwil Kemenkumham Sulsel
Dukungan Lintas Sektor, Bappedalitbang Gelar FGD Asessment Kebijakan Untuk Air Minum Dan Sanitasi Aman Di Kabupaten Blitar