Jumat, 5 Juni 2026

Bahlil Lahadalia Terpilih Aklamasi Sebagai Ketua Umum Golkar 2024-2029

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Rabu, 21 Agustus 2024 | 14:31 WIB
Bahlil Lahadalia.  (X)
Bahlil Lahadalia. (X)

NAWACITAPOST.COM – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia secara resmi ditetapkan sebagai Ketua Umum Partai Golkar periode 2024-2029.

Keputusan ini diambil secara aklamasi dalam Musyawarah Nasional (Munas) XI Partai Golkar yang berlangsung selama dua hari, 20-21 Agustus 2024, di Jakarta Convention Center (JCC).

Proses penetapan Bahlil berlangsung mulus tanpa interupsi. Ketua Munas XI, Adies Kadir, sempat menanyakan persetujuan peserta munas untuk menetapkan Bahlil sebagai ketua umum yang baru.

“Apakah setuju kita tetapkan Bapak Bahlil Lahadalia sebagai Ketum Golkar 2024-2029?” tanyanya di depan seluruh peserta yang hadir. Teriakan “Setuju!” disertai tepuk tangan meriah pun memenuhi ruangan.

Baca Juga: Ganjar Pranowo: Reshuffle Yasonna Laoly Karena Alasan Politik, Bukan Demi Kepentingan Masyarakat

Bahlil menjadi satu-satunya calon ketua umum setelah Ridwan Hisjam dinyatakan tidak memenuhi syarat. Dengan demikian, jalan Bahlil menuju kursi nomor satu di partai berlambang pohon beringin ini terbuka lebar. Penetapan aklamasi dilakukan setelah Adies mengetok palu tanda sahnya keputusan tersebut.

Bahlil bukan sosok baru di Partai Golkar. Karier politiknya di Golkar sudah dimulai sejak 2009 ketika ia tercatat sebagai pengurus DPD Golkar Papua. Meskipun sempat vakum dari dunia politik dan lebih fokus pada bisnis, Bahlil tetap mempertahankan loyalitasnya sebagai kader Golkar.

Meski begitu, Bahlil sempat dihadapkan pada keraguan beberapa kader Golkar. Pada 2023, saat mencalonkan diri sebagai ketua umum, sejumlah pihak mengkritiknya karena dinilai sudah lama tidak aktif sebagai kader.

Namun, Bahlil membuktikan bahwa pengalamannya di berbagai sektor, termasuk menjadi Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dan Menteri ESDM. Pengalaman tersebut mampu membawanya kembali ke puncak kepemimpinan partai.

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini