NAWACITAPOST.COM - Suasana khidmat menyelimuti Taman Makam Pahlawan (TMP) Pawitralaya, Bangka Tengah, pada Jumat, 9 Agustus 2024, saat upacara tabur bunga digelar untuk memperingati Hari Pengayoman Ke-79.
Acara ini dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Kepulauan Bangka Belitung, Harun Sulianto, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara.
Upacara tersebut diawali dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan, diikuti dengan mengheningkan cipta untuk mengenang jasa-jasa mereka. Setelah itu, peletakan karangan bunga dilakukan di monumen pahlawan sebagai simbol penghormatan dan penghargaan.
Momen puncak upacara ditandai dengan tabur bunga di pusara para pahlawan. Harun Sulianto secara simbolis menaburkan bunga di makam tiga tokoh penting yang berjasa bagi Kepulauan Bangka Belitung, yakni Eko Maulana Ali (Gubernur Babel 2007-2013), Hudarni Rani (Gubernur Babel 2002-2007), dan Roesli Ramli (Walikota Pangkalpinang 1973-1978).
Upacara ini juga melibatkan sejumlah tokoh penting lainnya dalam jajaran Kemenkumham Babel. Kepala Kantor Imigrasi Pangkalpinang, Alimuddin, bertindak sebagai Perwira Upacara. Sementara Komandan Upacara dipercayakan kepada Kepala Seksi Lalu Lintas Keimigrasian Kanim Pangkalpinang, Adytia Putra Ramdho. Kehadiran mereka menambah kekhidmatan dan kesakralan acara.
Selain itu, upacara tersebut juga dihadiri oleh jajaran pimpinan tinggi di lingkungan Kemenkumham Babel, termasuk Kepala Divisi Administrasi, Dwi Harnanto; Kepala Divisi Pemasyarakatan, Kunrat Kasmiri; Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM, Dr. Fajar Sulaeman Taman; serta sejumlah kepala Lapas dan UPT lainnya, seperti Kalapas Narkotika Pangkalpinang, Nur Bambang Supri Handono, dan Kalapas Pangkalpinang, Badaruddin.
Jajaran Dharma Wanita Persatuan Kemenkumham Babel, yang dipimpin oleh I Gusti Ayu Putri Ari, juga turut hadir, bersama dengan para pegawai Kantor Wilayah dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan dan Imigrasi di Pangkalpinang.
Upacara tabur bunga ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Pengayoman Ke-79, yang menjadi momentum penting bagi seluruh insan Kemenkumham untuk merenungkan kembali arti pengabdian dan pengayoman kepada masyarakat.
Harun Sulianto dalam sambutannya menegaskan bahwa peringatan Hari Pengayoman bukan sekadar seremoni, melainkan juga menjadi ajang introspeksi untuk memperkuat komitmen dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai abdi negara.
Peringatan Hari Pengayoman yang berlangsung setiap tahun ini diharapkan dapat semakin memperkokoh semangat pengabdian di kalangan pegawai Kemenkumham, serta memperkuat hubungan sinergis antara institusi ini dengan masyarakat dan pemerintah daerah.
Dengan begitu, cita-cita besar dalam mewujudkan sistem hukum dan HAM yang adil, transparan, dan berintegritas dapat terus diupayakan demi kemajuan bangsa.
Artikel Terkait
Menko Polhukam: Penggerak Perubahan Harus Berani Mencoba dan Perbaiki Diri
Ratusan Warga Antusias Saksikan Prosesi Kirab Bendera Pusaka di Kawasan Patung Kuda
HUT RI Ke 79, Walikota Blitar Berangkatkan Lomba Baris- Berbaris Umum
Pemkot Blitar Gelar Lomba Baris Tingkat OPD Hingga Umum di Peringatan HUT RI ke 79
Polisi dalam Waktu Tiga Hari, Anak Bunuh Ayah Tiri di Karawang Akhirnya Ditangkap