Baca Juga: Menparekraf Dorong Dunia Usaha Manfaatkan KI Lokal dalam Strategi Branding dan Promosi
Sehingga diperlukan beragam aktivitas guna mempersiapkan dan mendukung orang dengan gangguan jiwa untuk dapat mandiri dan kembali ke masyarakat serta berfungsi kembali untuk bekerja.
“Jadi yang penting tidak terjadi self-diagnosis, itu yang selalu benar-benar kita imbau, please get some help dan jangan stigmatize yourself bahwa kamu mengalami gangguan jiwa, belum tentu. Tapi aware tentang mental health is good,” ujar Noriyu, sapaan akrab Nova.
Talkshow Sound Healing dengan tema “Kesehatan Mental dan Upaya Pencegahan” juga menghadirkan Direktur Kesehatan Jiwa Kementerian Kesehatan, Drg. Vensya Sitohang, M. Epid dan President of World Vegan Organization (WVO) & Vegan Society of Indonesia (VSI), Dr. Susianto Tseng, M.K.M. sebagai narasumber.
Dalam kegiatan yang dihadiri oleh pegawai internal Kemenparekraf, serta gabungan dari Pemda Jakarta, akademisi, asosiasi, hingga industri wisata kebugaran itu juga digelar praktik terapi Sound Healing kurang lebih 30 menit dengan metode permainan harpa yang dibimbing oleh Harpist, Actor, Music, Sound, and Frequency BioResonance Practitioner, Maya Hasan, CMP.
Dalam kesempatan tersebut, Menparekraf didampingi, Staf Ahli Bidang Reformasi dan Birokrasi Kemenparekraf/Baparekraf, R. Kurleni Ukar; dan Direktur Wisata Minat Khusus Kemenparekraf/Baparekraf, Itok Parikesit.
Artikel Terkait
Menparekraf Apresiasi Gagasan Destinasi Wisata Edu Heritage Jakarta-Cirebon
Menparekraf Dorong Dunia Usaha Manfaatkan KI Lokal dalam Strategi Branding dan Promosi
Menparekraf Dorong Penguatan Ekonomi Digital di Kawasan Asia Tenggara
Menparekraf Siap Perkuat Kolaborasi Kembangkan Sektor Ekraf Purbalingga
Menparekraf Dorong Pocari Sweat Run Naik Kelas Setara World Major Marathon Tokyo