Dalam laporan keuangan konsolidasi 2020 Takhta Suci dan anggaran publik pertama Administrasi Warisan Takhta Suci (APSA), Vatikan merilis kepemilikan propertinya. Vatikan memiliki lebih dari 5.000 aset di seluruh dunia, termasuk 4.051 properti di Italia dan 1.120 properti di luar negeri.
Properti ini tidak termasuk kedutaan-kedutaan besar di seluruh dunia. Sekitar 14 persen properti di Italia disewakan dengan harga pasar komersial, sementara sisanya disewakan dengan harga potongan atau khusus, kebanyakan untuk karyawan Gereja Katolik Roma. Selain itu, sekitar 40 persen properti Vatikan berupa gedung institusi, seperti sekolah, konvensi, dan rumah sakit.
Negara Kota Vatikan tidak hanya dikenal sebagai pusat spiritual bagi umat Katolik di seluruh dunia, tetapi juga sebagai entitas politik dan ekonomi yang unik. Dengan berbagai sumber pendanaan yang kokoh, Vatikan mampu menjalankan fungsinya sebagai pusat Gereja Katolik sekaligus mempertahankan kedaulatannya sebagai negara terkecil di dunia.
Artikel Terkait
Paus Fransiskus Kutuk Aksi Pembakaran Al Quran di Swedia
Megawati Bertemu Paus Fransiskus, Puan Maharani: Perdamaian Lalu Toleransi Beragama Tetap Dijaga
Menyemai Benih Toleransi dan Kerukunan, Berikut Jadwal Kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia
Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Paspor Jelang Kunjungan Paus Fransiskus di Dili, Timor Leste
Timpora Provinsi NTT Tingkatkan Pengawasan Lalu Lintas Indonesia dan Timor Leste Jelang Kunjungan Paus Fransiskus di RDTL