NAWACITAPOST.COM - Lina Sindawaty, ibunda dari pendiri Mayapada Group Dato Sri Tahir, meninggal dunia pada Rabu, 10 Juli 2024 dini hari. Berpulangnya Lina Sindawaty menjadi kabar duka bagi keluarga besar Mayapada Group dan banyak pihak yang mengenalnya. Lina menghembuskan nafas terakhirnya sekitar pukul 00.30 WIB.
Dalam pernyataan resmi, keluarga yang berduka menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan dan doa dari semua pihak. Lina Sindawaty meninggalkan tiga anak, yakni Dato Sri Tahir, Elizabeth Sindawati, dan Margaret Sindawati.
"Kami mengucapkan terima kasih atas semua dukungan dan doa," demikian isi pernyataan tersebut.
Ungkapan duka juga datang dari pengacara kondang Hotman Paris Hutapea. Dalam akun Instagram-nya, Hotman mengunggah kiriman bunga duka cita untuk Lina Sindawaty. "Kepada sahabat dan juga klien saya, Prof Dr Dato Sri Tahir, saya Hotman Paris mengucapkan turut berduka cita," tulis Hotman.
Baca Juga: 9 Bos Judi Dunia dengan Kekayaan Fantastis
Lina Sindawaty yang lahir pada 2 September 1930, disemayamkan di Simprug Garden III Blok B4-6, Jakarta Selatan. Rencananya, ia dimakamkan pada Minggu, 14 Juli 2024 di San Diego Hills, Karawang, Jawa Barat.
Dato Sri Tahir dikenal sebagai pengusaha, investor, dan filantropis Indonesia. Beberapa waktu lalu, Dato Tahir sempat mengunggah momen bersama sang ibu di media sosial.
Dalam unggahan tersebut, terlihat betapa Dato Tahir sangat memuliakan ibunya. Ia menyuapi ibunya dengan lembut, mengajak berbicara dengan nada penuh kasih, dan menyisir rambut ibunya dengan penuh kasih sayang. Bahkan, ketika akan membangun rumah sakit di Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur, Dato Tahir meminta restu ibunya terlebih dahulu.
Kasih sayang dan bakti Dato Tahir kepada ibunya mungkin menjadi salah satu faktor yang mengantarkannya meraih sukses. Dato Sri Tahir adalah pendiri, Chairman & CEO Mayapada Group, serta pendiri dan pemegang saham pengendali PT Bank Mayapada Internasional, Tbk. Kekayaan bersihnya mencapai US$ 5,2 miliar pada 2024 versi Forbes.
Artikel Terkait
Gelar Ceramah Entrepreneur Leadership, BPSDM Kemendagri Hadirkan Anggota Wantimpres Dato' Sri Prof. Tahir
Minta Restu ke Ibunya, Dato Sri Tahir Siap Gelontorkan Dana 500 Miliar Rupiah untuk Bangun RS MAYAPADA di IKN
Seorang Prajurit Yonkes 1/YKH/1 Kostrad Prada Prima Saleh Gea Meninggal Dunia Pihak Keluarga Minta Diungkap Penyebab Dengan Terang Benderang
Seorang Prajurit Yonkes 1/YKH/1 Kostrad meninggal dunia diduga bunuh diri, pihak keluarga minta kasus ini terungkap dengan terang benderang
Diduga Akibat Korban Keracunan Karyawan PT Multidaya Putra Sejahtrera 3 Karyawan Meninggal dan 2 Kritis