NAWACITAPOST.COM - Setyono Djuandi Darmono atau S.D. Darmono, dikenal sebagai Chairman dari Jababeka Group. Ia memiliki visi besar untuk membangun Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Ia membagikan pandangannya tentang pengembangan kawasan industri di Cikarang. Dari lahan yang dulunya tandus dan terkesan sebagai tempat "jin buang anak," S.D. Darmono berhasil mengubahnya menjadi kota industri internasional yang menyediakan ratusan ribu lapangan kerja dan peluang usaha.
Darmono bercita-cita menjadikan Cikarang sebagai kota madani, mirip dengan Madinah pada zaman Nabi Muhammad SAW, di mana masyarakat hidup harmonis dan saling menghormati. Untuk mencapai tujuan ini, ia mengusulkan penerbitan sebuah media cetak yang berfungsi sebagai sarana edukasi bagi warga Cikarang, dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang nilai-nilai sosial dan moral.
Sebagai sosok yang visioner, Darmono sering kali menghadapi tantangan dalam mengimplementasikan ide-idenya. Salah satu contohnya adalah pendirian President University di Cikarang.
Baca Juga: M Nawawi: Presiden Direktur Visioner di Balik Kesuksesan Paramount Land
Ia memahami bahwa investasi dalam pendidikan tidak menghasilkan manfaat instan seperti bisnis properti atau industri. Namun, Darmono percaya bahwa pendidikan adalah kunci untuk menciptakan generasi penerus yang berkarakter. Ia menekankan pentingnya pendidikan budi pekerti yang kuat, yang tidak hanya fokus pada kecerdasan intelektual tetapi juga moral dan etika.
Atas kontribusinya dalam industri dan pendidikan, Darmono telah menerima berbagai penghargaan. Misalnya, Ernst & Young's Entrepreneur of the Year Award kategori Industry & Manufacturing pada tahun 2004. Meskipun pernah menyatakan ingin pensiun, panggilan jiwa untuk membangun negeri membuatnya terus berkontribusi pada negeri.
Selain industri properti dan pendidikan, Darmono juga aktif dalam bidang sosial dan pariwisata. Bersama tokoh-tokoh lain, ia mendirikan Yayasan Tidar Heritage untuk merevitalisasi komunitas di sekitar Candi Borobudur.
Di bidang pariwisata, ia mengembangkan kawasan wisata Tanjung Lesung di Banten dan Morotai di Maluku Utara. Darmono juga pernah menjadi ketua wali amanah PT Pembangunan Kota Tua Jakarta yang fokus pada revitalisasi Kota Tua.
Baca Juga: Lebih Dengarkan Relawan daripada Lemhannas, Utut Adianto Sentil Jokowi
Meski sukses besar, S.D. Darmono tetap dikenal sebagai pribadi yang sederhana dan rendah hati. Ia tidak mengambil jarak dengan siapapun, baik di lingkungan internal perusahaan maupun dengan berbagai tokoh bangsa. Integritas dan dedikasinya untuk membangun bangsa menjadi inspirasi bagi banyak orang.
S.D. Darmono adalah contoh nyata bahwa dengan visi, dedikasi, dan kerja keras, seseorang dapat mencapai kesuksesan dan memberikan kontribusi besar bagi masyarakat. Dari pengembangan kawasan industri hingga inisiatif sosial dan pendidikan, Darmono telah menunjukkan bahwa kesuksesan bukan hanya tentang pencapaian pribadi, tetapi juga tentang bagaimana memberikan dampak positif bagi orang lain.
Biodata Singkat
Nama Lengkap: Setyono Djuandi Darmono
Tempat, Tanggal Lahir: Yogyakarta, 26 April 1949
Pendidikan: Universitas Atma Jaya Yogyakarta (Fakultas Teknik), University of Southern California (Master of Business Administration)
Pasangan: Rosylawati Dewi
Anak: Permada Wani Darmono, Sutedja Sidarta Darmono, Andre Widianto Darmono
Jabatan: Chairman Jababeka Group, Presiden Komisaris PT Jababeka Tbk, Pendiri President University
Artikel Terkait
Mengenal President Director Pulau Intan, Pui Sudarto: Menggabungkan Bisnis Konstruksi dan Kegiatan Sosial
Mengenal Lebih Dekat Bacelius Ruru, Pemimpin Baru Agung Podomoro Land
Mengenal 9 Raja Properti di Indonesia, Dari Keluarga Widjaja hingga Aguan
Kisah Sukses Elizabeth Sindoro: Wanita Terkaya di Balik Paramount Group
10 Perusahaan Properti Terbaik di Indonesia, Raih Banyak Penghargaan