NAWACITAPOST.COM - M Nawawi, Presiden Direktur PT Paramount Enterprise International, telah membawa perusahaan ke tingkat yang lebih tinggi dengan berbagai strategi investasi yang cerdas dan pandangan jauh ke depan. Sejak mengambil alih jabatan sebagai Presiden Direktur pada Januari 2023, Nawawi telah menunjukkan kepemimpinan yang visioner dalam mengarahkan perusahaan di tengah tantangan ekonomi global.
Nawawi memulai kariernya dengan latar belakang pendidikan yang kuat. Ia meraih gelar Master dalam bidang Urban Design & Planning dari Institut Teknologi Bandung (ITB) pada tahun 2003, setelah sebelumnya menyelesaikan gelar sarjana di bidang Arsitektur dari Universitas Hasanuddin.
Pengalaman profesional Nawawi di bidang properti dan perencanaan kota sangat luas. Ia memulai kariernya sebagai arsitek di berbagai konsultan sebelum bergabung dengan Paramount Land pada tahun 2012.
Selama bertahun-tahun, ia menduduki berbagai posisi penting, termasuk General Manager di divisi marketing & sales, dan divisi konstruksi. Sebelum menjadi Presiden Direktur, Nawawi juga menjabat sebagai Associate Director Sales & Marketing, dan Director.
Baca Juga: Lebih Dengarkan Relawan daripada Lemhannas, Utut Adianto Sentil Jokowi
Nawawi percaya bahwa investasi, seperti membangun rumah, membutuhkan perencanaan yang matang. Menurutnya, manajemen keuangan adalah fondasi utama dalam setiap keputusan investasi.
"Hal dasarnya bisa lebih dulu memilah (dana) yang jadi kebutuhan, keinginan, dan yang bisa disisihkan. Dari kecil kita diajarkan menabung, itulah proses learning-nya," kata Nawawi, dikutip Sabtu (15/6/2024).
Ia menekankan pentingnya mengelola dana dengan cermat sebelum berinvestasi, baik itu untuk membeli rumah atau aset properti lainnya. Rumah, menurut Nawawi, memiliki peran ganda sebagai kebutuhan pokok dan instrumen investasi yang potensial.
"Tidak ada end user yang beli tanpa melihat bagaimana prospek ke depan, begitu juga investor," ujarnya.
Baca Juga: Yasonna Laoly Terima Gelar Adat Mangngassai Dg Makkulle, dari Kerajaan Gowa
Dalam pandangan Nawawi, properti adalah instrumen investasi yang menarik karena memiliki bentuk fisik dan lokasi yang jelas. Namun, ia mengingatkan bahwa investasi properti juga memiliki risiko.
"Misalnya ada lahan yang tadinya bagus, tapi rawan bencana, banjir, atau macet sangat parah. Nilainya kan bisa jatuh," jelasnya.
Nawawi mulai berinvestasi di properti sekitar tahun 2008 dan kini memiliki portofolio yang dominan di sektor ini, mencapai 70% dari total investasinya. Ia lebih memilih properti di daerah penyangga kota dengan prospek cerah dalam jangka lima tahun, menilai faktor-faktor seperti laju populasi, pengembangan bisnis, dan pembangunan infrastruktur sebagai indikator utama.
Di bawah kepemimpinan Nawawi, Paramount Land terus meluncurkan proyek-proyek unggulan. Salah satunya adalah Paramount Petals, sebuah kota mandiri di barat Jakarta yang diharapkan menjadi tempat tinggal bagi 3000 kepala keluarga pada tahun 2025. Proyek ini juga mencakup area komersial Calico Square, yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan komersial penghuni dan masyarakat sekitar.
Artikel Terkait
Perjalanan Inspiratif Suwardi: Dari Penjual Gorengan hingga Menjadi Juragan Properti
Ciputra Group Jadi Pelopor Properti Hijau dengan Sertifikasi Platinum
Kisah Sukses Elizabeth Sindoro: Wanita Terkaya di Balik Paramount Group
10 Perusahaan Properti Terbaik di Indonesia, Raih Banyak Penghargaan
Profil Hendro Gondokusumo, Dirut Intiland Development: Raja Properti Indonesia dengan Kekayaan Rp7,39 Triliun