NAWACITAPOST.COM - Ciputra Group telah menunjukkan komitmen kuat dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan melalui penerapan prinsip-prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan (ESG). Penerapan ESG tidak hanya menjadi tren, tetapi juga masa depan industri properti. Hal ini tentu mempengaruhi perkembangan dan reputasi perusahaan di mata konsumen global yang semakin peduli terhadap produk ramah lingkungan.
Hasil survei suara konsumen tahun 2024 oleh PWC menunjukkan bahwa konsumen global bersedia membayar 9,7% lebih mahal untuk produk-produk ramah lingkungan. Ini menandakan bahwa meskipun biaya hidup meningkat di tengah tingginya inflasi, nilai-nilai keberlanjutan tetap menjadi prioritas bagi banyak orang.
Di sektor properti, penerapan ESG diwujudkan melalui pembangunan properti hijau atau ramah lingkungan. Properti hijau ini tidak hanya mengedepankan efisiensi penggunaan energi dan penghematan biaya listrik, tetapi juga bertujuan untuk melestarikan lingkungan hidup.
Ciputra Group, sebagai salah satu pengembang terkemuka, telah fokus membangun dan mengelola properti hijau. Beberapa proyek yang dibangun oleh perusahaan ini bahkan telah meraih sertifikasi hijau, menunjukkan komitmen nyata mereka terhadap pembangunan berkelanjutan.
Baca Juga: Bos Pakuwon Tetap Optimistis Investasi di IKN
Prestasi terbaru dari Ciputra Group adalah sertifikasi Green Building Greenship Existing Building V.1.1 Platinum yang diterima oleh DBS Bank Tower yang berlokasi di Ciputra World 1 Jakarta. Penghargaan ini diberikan oleh Green Building Council Indonesia (GBCI) dan merupakan salah satu standar tertinggi dalam pengembangan gedung hijau.
DBS Bank Tower mendapatkan penghargaan ini berkat pencapaian dalam berbagai kategori penilaian. Beberapa poin kategori penilaian yang berhasil diraih, yaitu Tepat Guna Lahan, Efisiensi dan Konservasi Energi, Konservasi Air, Sumber dan Siklus Material, Kesehatan dan Kenyamanan dalam Ruang, dan Manajemen Lingkungan Bangunan.
Direktur Grup Ciputra, Sugwantono Tanto, menegaskan bahwa sertifikasi yang diperoleh DBS Tower ini menjadi bukti bahwa prinsip pembangunan Ciputra Group selalu melihat kebutuhan jangka panjang. "Dengan capaian ini, kami naik kelas, dimana sebelumnya gedung ini sudah mendapatkan sertifikasi Gold dari GBCI," ujarnya, dalam keterangan resmi, Kamis (13/6).
Sugwantono juga menekankan bahwa pihaknya akan selalu mendukung pembangunan dan pengelolaan gedung yang ramah lingkungan untuk kesinambungan umat manusia yang lebih baik. Sejak berdiri pada 2013, DBS Tower telah melakukan berbagai upaya untuk mempertahankan pengurangan emisi karbon dan kegiatan-kegiatan yang mendukung pelestarian lingkungan, seperti pengolahan sampah, komposting, dan daur ulang limbah.
Baca Juga: Gelar RUPST, Metland Bagikan Dividen Rp83,52 Miliar
Ketua Umum GBCI, Iwan Prijanto, menyatakan bahwa sertifikasi Platinum yang didapatkan DBS Bank Tower menegaskan bahwa gedung tersebut memenuhi standar tertinggi dalam manajemen pengelolaan efisiensi energi dan lingkungan yang berkelanjutan.
"Sertifikasi Platinum ini merupakan prestasi setelah bangunan itu dioperasikan, dimana ada upaya nyata dari manajemen melakukan improvement dan pengelolaan gedung yang berkelanjutan," tuturnya.
Ciputra Group terus menunjukkan kepemimpinan dalam penerapan ESG dan pembangunan properti hijau. Dengan penghargaan sertifikasi hijau seperti yang diterima oleh DBS Bank Tower, Ciputra Group tidak hanya menciptakan properti yang efisien dan ramah lingkungan tetapi juga mengukuhkan posisinya sebagai pengembang yang peduli terhadap keberlanjutan.
Artikel Terkait
BSDE Tambah Kepemilikan Saham di PT Duta Pertiwi Tbk (DUTI) Senilai Rp69 Miliar
Ciputra Group Luncurkan UC Living, Investasi Properti dan Pendidikan yang Menjanjikan di Masa Depan
Perjalanan Inspiratif Suwardi: Dari Penjual Gorengan hingga Menjadi Juragan Properti
Berkenalan dengan Lisa Kuntjoro, si "Ratu Pondok Indah"
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Alam Sutera Tanam 10 Ribu Mangrove