Jakarta, NAWACITAPOST - Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Yogyakarta melaksanakan fasilitasi pemulangan 3 anak Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Johor, Malaysia ke Yayasan Sabah Bridge di Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Mereka merupakan anak-anak PMI yang bekerja di Johor dan memperoleh beasiswa Pendidikan dari Pemerintah Indonesia dan Yayasan Sabah Bridge.
Ketiga anak itu tiba di Bandara Internasional Yogyakarta pada hari Kamis (12/8/2021) pukul 10.50 WIB. Usai tibanya di Jogja, mereka langsung meluncur ke UPT BP2MI Yogyakarta dan mendapat sambutan langsung dari Kepala UPT BP2MI Yogyakarta, Diah Andarini, dan juga Penanggung Jawab Yayasan Sabah Bridge Yogyakarta, Aris Prima.
Pada kesempatannya, Aris Prima menceritakan kronologi berdirinya Yayasan Sabah Bridge. Ia memaparkan, Yayasan dibentuk untuk membantu anak-anak PMI yang berada di Sabah dalam melanjutkan pendidikan, sebagai bentuk kepedulian sosial mereka terhadap nasib pendidikan anak-anak PMI.
Kemudian Ia menyebutkan jumlah anak PMI yang berhasil raih beasiswa dari pemerintah, yayasan, maupun pemerintah daerah di tahun 2021.
“Tahun 2021 ini jumlah penerima beasiswa ada 580 orang dengan rincian 300 orang mendapatkan beasiswa dari pemerintah, 157 orang memperoleh beasiswa dari Yayasan Sabah Bridge, dan 123 orang mendapatkan beasiswa dari pemerintah daerah Sulawesi Selatan,” ungkap Aris.
Disamping itu, Kepala UPT Yogyakarta, Diah Andarini memberikan selamat kepada Bima, Rizki, dan Aisyah serta rekan-rekannya yang telah terlebih dahulu memperoleh beasiswa, dan menyampaikan bahwa anak-anak tersebut merupakan anak-anak hebat dan pilihan yang berhasil berkompetisi mendapatkan beasiswa pendidikan.
Diah berharap agar anak-anak tersebut dapat mengenyam pendidikan sampai tingkat tertinggi. “Kalian harus bangga menjadi anak PMI yang merupakan pahlawan devisa yang telah mengorbankan waktu, tenaga, dan harus berpisah dengan keluarga untuk memberikan kehidupan yang layak bagi keluarga. Hormati orang tua, muliakan mereka,” pesan Diah.
Lebih lanjut Aris menyampaikan terima kasih kepada BP2MI yang telah membantu fasilitasi pemulangan anak-anak PMI tersebut. “BP2MI seperti apotik K-24 yang siap 24 jam melindungi PMI,” ujar Aris di sela sela obrolannya bersama Tim Pelindungan UPT BP2MI Yogyakarta.
Editor: Reski kurnia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Terkini
Jumat, 24 Juli 2026 | 17:41 WIB
Jumat, 24 Juli 2026 | 13:25 WIB
Jumat, 24 Juli 2026 | 13:24 WIB
Jumat, 24 Juli 2026 | 13:24 WIB
Jumat, 24 Juli 2026 | 13:24 WIB
Jumat, 24 Juli 2026 | 13:24 WIB
Kamis, 23 Juli 2026 | 21:58 WIB
Kamis, 23 Juli 2026 | 21:58 WIB
Kamis, 23 Juli 2026 | 21:57 WIB
Kamis, 23 Juli 2026 | 21:57 WIB
Kamis, 23 Juli 2026 | 21:57 WIB
Kamis, 23 Juli 2026 | 21:57 WIB
Kamis, 23 Juli 2026 | 21:54 WIB
Kamis, 23 Juli 2026 | 16:08 WIB
Kamis, 23 Juli 2026 | 16:08 WIB
Kamis, 23 Juli 2026 | 09:14 WIB
Rabu, 22 Juli 2026 | 21:51 WIB
Rabu, 22 Juli 2026 | 21:50 WIB
Rabu, 22 Juli 2026 | 16:59 WIB
Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58 WIB