“Apresiasi saya berikan kepada Pemerintah Kabupaten Kuningan yang telah mengupayakan agar isu-isu konservasi masuk ke dalam kurikulum Muatan Lokal Pelestarian Gunung Ciremai dari usia dini hingga perguruan tinggi. Semoga langkah awal ini menjadi semangat bagi kita semua untuk bersama-sama menjaga kelestarian Taman Nasional Gunung Ciremai,” pungkas Bambang.
Selain membuka Festival Ciremai 2024, Bambang juga membuka Kemah Konservasi di Taman Nasional Gunung Ciremai, dan melakukan flag off Jabar Ultra Run dan Push Bike Race bersama PJ Bupati Kuningan.
Hadir pada acara tersebut Direktur Jenderal Pengelolaan Hutan Lestari, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, beberapa Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama KLHK, perwakilan Kemenparekraf, perwakilan Kemendikbud, perwakilan Kemenristekdikti, perwakilan BIG, perwakilan BPIP, perwakilan Pemprov Jawa Barat, jajaran Pimpinan OPD Pemerintah Kabupaten Kuningan, Forkompimda Kabupaten Kuningan, Kepala Balai Taman Nasional Gunung Ciremai, perwakilan LSM, perwakilan Saka Wanabakti, serta pelajar TK, SD, SMP, SMA, dan masyarakat Kabupaten Kuningan.
Artikel Terkait
Peringati Hari Peduli Sampah Nasional 2024, KLHK Adakan Dialog dan Peluncuran Buku Panduan Bank Sampah
KLHK Kembali Lanjutkan Rangkaian Penanaman Pohon Serentak di Mangrove Education Center Sungai Pakning
Gakkum KLHK Berhasil Amankan 55 Kontainer Kayu Olahan Ilegal Asal Kalimantan di Surabaya
KLHK Sambut Baik Kesuksesan Penyusunan Rencana Aksi Nasional Gender dan Perubahan Iklim
Sekretaris Jenderal KLHK Beri Kuliah Umum di Universitas Tanjungpura