Kamis, 4 Juni 2026

Cegah Demam Berdarah, Petugas Rutan Kelas IIB Sukadana Taburkan Bubuk Abate

Photo Author
Yustinus, Nawacita Post
- Kamis, 2 Mei 2024 | 18:03 WIB
Petugas Rutan Sukadana Saat Penaburan Bubuk Abate
Petugas Rutan Sukadana Saat Penaburan Bubuk Abate

NAWACITAPOST.COM - rangka memberantas perkembangbiakan nyamuk Aedes Aegypti, Petugas Rutan Kelas IIB Sukadana laksanakan kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), dan penaburan serbuk Abate sebagai antisipasi pencegahan penyebaran penyakit demam berdarah. Kamis, (02/05/2024).

Pelaksanaan PSN dan penaburan bubuk abate merupakan langkah antisipatif yang dilakukan petugas Rutan Sukadana, apalagi saat ini telah memasuki musim penghujan.

Penaburan bubuk abate dilakukan untuk membunuh larva nyamuk dan mencegah berkembang menjadi nyamuk dewasa yang nantinya bisa menjadi perantara penyakit.

Baca Juga: 9 Peribahasa Suku Nias Penuh Makna yang Membangkitkan Semangat Jalani Hidup

Bubuk abate dapat memperpendek siklus perkembangan larva nyamuk sehingga larva nyamuk akan mati sebelum menetas.

Hal ini dipertegas oleh Perawat Rutan Sukadana, Citra yang menjelaskan bahwa penaburan bubuk abate efektif dalam menanggulangi penyebaran virus demam berdarah penyebab demam berdarah.

“Demam berdarah disebabkan oleh virus demam berdarah yang dibawa nyamuk jenis Aedes Aegypti yang berkembang pesat pada musim hujan. Maka dari itu, perlu dilakukan langkah antisipasi yang efektif, salah satunya dengan penaburan bubuk abate,” tegasnya.

Baca Juga: Semarak Hari Kekayaan Intelektual Sedunia ke-24, Kanwil Kemenkumham Sulsel Sosialisasikan Materi KI kepada Pelajar

Penaburan bubuk abate dilakukan pada tempat-tempat yang berpotensi sebagai tempat berkembang biaknya nyamuk seperti pada bak mandi dan saluran air di blok perumahan WBP, dapur, dan branggang Rutan.

Kasubsi Pelayanan Tahanan Romzi B, juga memberikan sosialisasi kepada WBP di blok perumahan. Kami mengimbau semua WBP untuk menjaga kebersihan di masing-masing kamar, seperti rajin menguras bak mandi, menutup saluran air maupun bak mandi setelah dipakai.

Selanjutnya memperhatikan tempat sabun, tempat air minum, dan gelas sehingga tidak ada air yang mengenang setelah dipakai, serta merapikan rak baju di kamar masing-masing.

(Humas Rutan Sukadana)

Editor: Yustinus

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini