NAWACITAPOST.COM - Sebuah fenomena menarik terjadi di bulan Ramadan ini, di mana orang non-Islam (nonis) turut berpartisipasi dalam berburu takjil. Meskipun tidak berpuasa, kehadiran mereka dinilai positif oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) karena dapat menggerakkan ekonomi kecil.
Ketua PBNU Fahrur Rozi menyatakan bahwa partisipasi nonis dalam berburu takjil tidak menjadi masalah, bahkan dapat membantu menggerakkan roda ekonomi rakyat. "Nggak apa-apa juga, itu baik untuk ikut menggerakkan ekonomi rakyat," kata Gus Fahrur, dikutip Selasa (19/3/2024).
Dalam konteks hukum ekonomi, Gus Fahrur menjelaskan bahwa fenomena ini akan mempengaruhi keseimbangan antara pasokan dan permintaan. Jika takjil laris, maka stok dagangannya akan bertambah untuk memenuhi permintaan.
Baca Juga: Gerakan Keadilan Rakyat Dukung Penuh Perjuangan Mahasiswa dan Rakyat untuk Demokrasi
"Secara hukum ekonomi pasti akan terjadi keseimbangan suplai dan demand. Kalau laris, besoknya akan ditambah lagi oleh pedagangnya," ujarnya.
Gus Fahrur juga menilai bahwa ramainya orang non-Islam yang ikut berburu takjil adalah bukti adanya keberkahan di bulan Ramadan. Keberkahan ini tidak hanya dirasakan oleh umat Islam, tetapi juga untuk semua orang.
"Ya itu berkah untuk semua," katanya.
Sebelumnya, fenomena ini ramai diperbincangkan di media sosial. Banyak konten yang memperlihatkan warga non-Islam yang turut berburu takjil meskipun tidak berpuasa. Pedagang takjil pun mengaku senang dengan fenomena ini karena dagangannya menjadi cepat laku terjual.
Artikel Terkait
Sajikan Kelezatan Banana Pudding Amerika sebagai Takjil Spesial di Bulan Ramadan
Jarang Ada Yang Jual, Resep Takjil Keikinian Khas Thailand 'Bua Loy Pumpkin' Dijamin Rasanya Bikin Ketagihan dan Menguntungkan
Mau Buka Pakai Takjil yang Nyegerin? Ini 5 Minuman Segar untuk Buka Puasa Ramadan Ala Cafe yang Gampang Dibuat Sendiri di Rumah, Yuk Simak Resepnya
Selain Jadi Takjil Puasa Ramadan, Ternyata Ini Sederet Manfaat Timun Suri untuk Kesehatan
Berburu Takjil di DJakarta Ramadan Fair 2024, Buka Sampai 20 Maret 2024