Senin, 20 Juli 2026

JLS Malang- Blitar Di wacanakan Mulus Tahun 2025

Photo Author
Ade Nawacita, Nawacita Post
- Senin, 18 Maret 2024 | 18:48 WIB
Proyek JLS (Foto: dok Nawacitapost )
Proyek JLS (Foto: dok Nawacitapost )

NAWACITAPOST.COM - Kedua trase yang belum masuk tahapan pengerjaan tersebut yakni JLS Sumbersih-Ringinrejo, Wates serta JLS Ringinrejo-Tugurejo, Wates. Kedua trase tersebut saat ini belum dilakukan pembebasan lahan.

Sampai saat ini selasa 18 maret 2024 Dinas PUPR Kabupaten Blitar masih menunggu perintah dari kementerian untuk melakukan pembebasan lahan. Panjang 2 trase yang belum dilakukan pembebasan lahan dan pengerjaan tersebut adalah 22 kilometer.

“Sejauh ini belum ada instruksi kesitu, kami masih menunggu karena belum ada instruksi maka pemerintah daerah juga belum menganggarkan,” imbuhnya.

Trase Ringinrejo-Tugurejo ini akan menghubungkan JLS di Kecamatan Donomulyo Kabupaten Malang yang sebelumnya sudah terbangun. Nantinya jika kedua trase tersebut sudah terhubung maka warga Malang Selatan akan lebih mudah menuju Blitar Selatan.

Baca Juga: Pemprov Banten Siapkan Langkah Antisipasi Kenaikan Harga Bahan Pokok Selama Ramadan 2024

Namun kepastian pengerjaan 2 trase tersebut masih menunggu Kementerian PUPR. Pasalnya saat ini Kementerian PUPR masih fokus mengerjakan JLS Serang-Sumbersih.

“Ini kemarin yang sudah clear pembebasan lahannya Serang-Sumbersih dan rencana akan dibangun di tahun 2024 ini,” tegasnya.

Diketahui panjang jalur lintas selatan (JLS) di Kabupaten Blitar sendiri mencapai 62,78 kilometer. Hingga saat ini total JLS atau Pansela yang telah terbangun adalah sepanjang 3,95 kilometer.

Pemerintah Kabupaten Blitar dan Kementerian PUPR menargetkan JLS ini akan selesai dibangun pada 2025-2030 mendatang. Selain fokus pada proyek JLS, Pemkab Blitar juga tengah fokus membangun jalur sirip atau penghubung menuju jalur lintas selatan.

Baca Juga: Legislator Setuju, Putusan Bupati Aef, THM Tutup di Karawang

“Secara total anggaran yang disiapkan untuk perbaikan jalan rusak dan betonisasi ada 80 miliar rupiah, dan difokuskan pada wilayah selatan utamanya penghubung JLS,” tutupnya. (Red/yet)

Editor: Ade Nawacita

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini