Kawasan Kesultanan Banten di Kasemen sebagai kawasan wisata religi yang sangat ramai dikunjungi masyarakat dimana kurang lebih 1,7 juta Pengunjung setiap tahunnya, tentunya membawa konsekuensi munculnya sampah dimana kalau tidak di kelola dengan baik maka akan menimbulkan masalah bagi masyarakat di sekitar kawasan dan membebani TPA Cilowong yang ada di Kota Serang, sehingga peringatan HPSN Tingkat Provinsi Banten dipusatkan di Kawasan Kesultanan Banten sebagai bagian untuk mengedukasi masyarakat dan juga pengunjung.
Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) diperingati setiap 21 Februari berawal dari kejadian pada tanggal 21 Februari 2005 di Tempat Pengelolaan Akhir (TPA) Sampah Leuwi Gajah di Kota Cimahi-Jawa Barat dimana timbunan sampah di TPA tersebut longsor dan menimpa dua Desa dan menyebabkan korban 157 (seratus lima puluh tujuh) orang meninggal dunia. Momen tersebut menjadi tonggak pengingat bagi kita semua untuk meningkatkan kesadaran kita untuk mengelola dan mengurangi sampah agar tidak membahayakan bagi keselamatan dan kesehatan serta menciptakan keindahan di lingkungan. Peringatan ini dirancang untuk membangun komitmen dan peran aktif semua pihak dalam pengelolaan sampah yang bertanggung jawab.
HPSN Tahun 2024 dengan tema "Atasi Sampah Plastik Dengan Cara Produktif" bertujuan untuk mendorong peran semua pihak baik pemerintah daerah, produsen dan masyarakat luas untuk mendukung pemenuhan target nasional dalam penurunan emisi gas rumah kaca dari sektor limbah dan sampah. Pemerintah Provinsi Banten, Pemerintah Kota Serang dan Kementerian Lingkungan Hidup mengingatkan kepada semua pihak bahwa persoalan sampah harus menjadi perhatian utama diiringi dengan sejumlah upaya penanganan dan pengelolaan sampah. Peringatan HPSN 2024 diselenggarakan selama Bulan Februari dan Maret 2024 dan dijadikan sebagai Bulan Peduli Sampah Nasional 2024.(**)