NAWACITAPOST.COM PADANG- Sebuah tragedi menyelimuti Kampung Langgai Nagari Gantiang Mudiak Utara Surantih, Kecamatan Sutera, setelah dua korban tertimbun tanah longsoran dan banjir akibat hujan deras yang melanda Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel).
Korban kedua, bernama Siir (54), ditemukan di Pantai Lansano, Nagari Lansano Taratak, pada Jumat (8/3) sore sekitar pukul 11.30 WIB dalam kondisi sudah meninggal dunia.
Korban ditemukan mengapung di belakang kapal bagan KM Herwina dan kemudian dibawa ke Puskesmas Surantih sebelum diserahkan kepada keluarganya.
Menurut Kepala BPBD Pessel, Doni Gusrizal, kondisi ini menimbulkan duka mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan.
"Total dua korban telah ditemukan pasca tanah longsor yang merenggut kehidupan mereka akibat hujan deras pada Kamis (7/3) hingga dini hari".
Doni juga menyatakan bahwa kemungkinan jumlah warga yang tertimbun longsor bisa lebih dari 10 orang, mengingat longsor tersebut menimbun 14 unit rumah dan sebuah masjid. Hujan deras tersebut juga merendam ratusan rumah warga di beberapa nagari yang ada di kecamatan.
Sebelumnya, 10 orang warga dilaporkan hilang tertimbun longsor, di antaranya Siis (50), Isum (25), Fajra (29), Mira (24), Hafip (1), Idep (27), Fifi (24), Sara (5), Batal (56), dan Siir (54).
Demikianlah situasi memilukan yang tengah dihadapi oleh masyarakat Pesisir Selatan akibat bencana alam yang menimpa. (Er)
Artikel Terkait
Tiga Hari Teriakan Mak-Mak Tuntut Hak Mereka Di Koperasi Timur Jaya Rohul, Langsung Disambut Dirut PT. AMR
Lapas Pemuda Kelas III Langkat Kanwil Kemenkumham Sumut Ikuti Pembukaan Rangkaian HBP Ke-60 dan Halal Bihalal Menyambut Bulan Suci Ramadan 1445 H
Bank Kota Blitar Resmi Diluncurkan oleh Walikota Santoso: Langkah Menuju Pelayanan Keuangan yang Lebih Representatif
Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kepulauan Riau: Langkah Signifikan dalam Pencegahan Narkotika
BMPTKKI: Wadah Bersama Perguruan Tinggi Keagamaan Kristen untuk Kemajuan Pendidikan dan Kehidupan Gereja