Jakarta, Nawacitapost - Usai minta maaf kepada wartawan beberapa hari lalu lantaran pertemuan di Bandara Soetta tidak memperhatikan jarak fisik (Physical Distancing) di tengah merebaknya virus corona.
Luhut Binsar Panjaitan yang menjadi Menko Maritim dan Investasi menjawab pertanyaan wartawan terkait persiapan pemindahan ibukota di Kalimantan Timur.
Luhut mengatakan pemindahan ibukota dipastikan tetap berjalan dan telah melakukan komunikasi dengan beberapa investor untuk pemindahan ibukota.
Namun dibalik pernyataan Luhut Binsar Panjaitan itu, menjadi sorotan juga bagi Maksimus Ramses Lalongkoe, Direktur Eksekutif Lembaha Analis Politik Indonesia.
"Harusnya, pemerintah bisa lebih peka terhadap kekhawatiran yang dialami masyarakat. Sebab saat ini, wabah virus corona terus meluas," tandasnya, pada Minggu (29/3) belum lama ini.
Lebih lanjut seperti yang dilansir pojoksatu.id yang dikutip NAFAZNEWS.COM, Senin (30/3) Maksimus menyatakan harusnya sebagai penguasa menghindari dulu pernyataan - pernyataan yang justru mendapat kritikan publik di tengah siatuasi bangsa yang dilanda bencana yang dasyat dan tak lazim hingga mengganggu perekonomiam masyarakat.
“Luhut kurang peka dan kurang sensitif dengan situasi saat ini dan menurut saya, Jokowi harus segera ganti Luhut jadi menteri,” tandasnya.