NAWACITAPOST.COM - Guna memastikan seluruh program pembinaan dan kegiatan operasional berjalan tertib, jajaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muara Teweh menggelar pengarahan khusus bagi para Warga Binaan Pembantu (Tamping). Sabtu, 30 April 2026.
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Pembinaan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja (Kasi Binadik & Giatja), Agustinus Siagian, ini difokuskan pada penguatan kedisiplinan, ketertiban, dan kerja sama di lingkungan Lapas pada hari ini.
Para Tamping, yang merupakan warga binaan pilihan dengan kriteria berkelakuan baik dan telah melalui proses Sidang TPP, memiliki peran penting dalam membantu kelancaran kegiatan pembinaan dan kebersihan di berbagai area Lapas.
Baca Juga: Kasus RSU Pratama Nias Berlanjut, ROZ Ditahan Jaksa Penyidik
Oleh karena itu, pengarahan ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan persepsi agar setiap tugas yang diberikan tetap dijalankan sesuai dengan koridor aturan dan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku.
Kepala Lapas Kelas IIB Muara Teweh, Halasson Sinaga, menekankan bahwa pengawasan terhadap Tamping merupakan bagian dari komitmen Lapas dalam menjaga integritas dan transparansi pelayanan.
"Tamping adalah mitra petugas dalam menjalankan roda pembinaan sehari-hari, namun mereka tetaplah warga binaan yang harus menjunjung tinggi aturan. Pengarahan ini sangat krusial agar mereka memahami batasan tanggung jawabnya. Saya ingin seluruh elemen di Lapas, termasuk para Tamping, berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang bersih, aman, dan berintegritas tinggi," tegas Halasson Sinaga.
Baca Juga: Polresta Sidoarjo Gelar Apel Sabuk Kamtibmas, Perkuat Sinergi Lintas Sektoral
Dalam arahannya, Agustinus Siagian memberikan penekanan khusus mengenai pentingnya menjaga kepercayaan yang telah diberikan oleh institusi. Ia meminta para Tamping untuk menjadi teladan bagi warga binaan lainnya dalam hal perilaku dan ketaatan.
"Saudara-saudara dipilih sebagai Tamping karena dinilai memiliki integritas dan loyalitas yang baik. Saya minta kerja sama yang solid: bantu petugas dalam menjaga ketertiban dan kelancaran kegiatan kerja, namun jangan pernah melanggar aturan sekecil apa pun. Integritas adalah harga mati.
Mari kita jaga suasana Lapas Muara Teweh agar tetap kondusif sehingga seluruh program pembinaan dapat dirasakan manfaatnya oleh semua pihak," ujar Agustinus Siagian di hadapan para warga binaan.
Baca Juga: Subuh Keliling Upaya Cegah Gangguan Kamtibmas Melalui Pendekatan Religi
Kegiatan pengarahan yang berlangsung secara persuasif ini diakhiri dengan sesi tanya jawab untuk menyerap aspirasi dan kendala yang dihadapi di lapangan.
Melalui penguatan koordinasi ini, Lapas Kelas IIB Muara Teweh terus berkomitmen mewujudkan "Pelayanan Prima" melalui manajemen warga binaan yang profesional, terukur, dan akuntabel.