NAWACITAPOST.COM — Di tengah tuntutan industri yang kian ganas, sebuah momentum krusial tercipta di BBPVP Medan. Yassierli Menteri Ketenagakerjaan, berdiri di garis depan untuk mendeklarasikan perang terhadap pengangguran melalui Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) 2026. Ini bukan sekadar seremoni; ini adalah misi penyelamatan masa depan tenaga kerja Indonesia.
"Bukan Sekadar Pelatihan, Ini Langkah Konkret!"
Dengan nada bicara yang tegas dan penuh keyakinan, Menaker Yassierli menegaskan bahwa Kemnaker tidak akan membiarkan rakyatnya bertarung tanpa senjata di pasar kerja.
"Inilah langkah konkret bagaimana Kemnaker dapat menyiapkan tenaga kerja melalui pelatihan vokasi," seru Yassierli saat meninjau langsung Batch I PVN di Medan, Selasa (21/4/2026).
Baca Juga: Flores Timur Terkepung Bencana: Lima Status Tanggap Darurat Mengancam Sekaligus!
Langkah ini adalah jawaban langsung bagi industri yang lapar akan tenaga kerja kompeten. Dari panasnya percikan Las 6G hingga presisi Instalasi Tenaga Listrik, para peserta ditempa untuk menjadi ahli di bidangnya masing-masing.
10 Program Unggulan: Menjawab Jeritan Industri
Kemnaker tidak main-main. Sebanyak 10 program dari 8 kejuruan elite telah dibuka untuk menciptakan spesialis yang siap tempur:
- Teknologi & IT: Teknisi AC (Refrigerasi) dan Practical Office.
- Pariwisata: Barista, Kitchen Management, dan Housekeeping.
- Konstruksi & Alat Berat: Surveyor dan Operator Forklift.
- Teknik Berat: Las 6G dan Instalasi Tenaga Listrik.
- Kreatif: Menjahit.
Semua kurikulum dirancang dengan satu tujuan: Peserta keluar, langsung bekerja.
Baca Juga: Melawan Arus Eksodus: Misi Berani Pemuda Flores Timur Memutus Rantai Perantauan!
Mendobrak Tembok Keterbatasan: "Anggaran Bukan Alasan!"
Dalam momen yang paling dramatis, Yassierli memberikan instruksi keras kepada seluruh kepala balai latihan di bawah Kemnaker. Baginya, keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi jeruji yang membelenggu harapan masyarakat untuk maju.
"Kalau dana kita terbatas, saya minta kepala balai aktif menjalin kerja sama dengan industri! Kita suplainya, mereka dukungannya. Jangan jadikan uang sebagai hambatan!" tegasnya.
Instruksi ini adalah perintah langsung untuk memperluas akses pelatihan tanpa batas, memastikan manfaat vokasi merambah hingga ke pelosok negeri.
Artikel Terkait
Menjamin Mutu Pelayanan Kesehatan Bangsa, Ini Profil Lembaga Akreditasi Fasilitas Kesehatan Indonesia
Mengabdi untuk Mutu Pendidikan Tinggi, Kenali Lebih Dekat LLDikti Wilayah III Jakarta
Kado Spesial Hari Kartini: Setelah 22 Tahun, RUU PPRT Resmi Disahkan Jadi UU
Gema Peringatan dari Kalimalang: Fraksi PKB Bongkar Borok Klasik dan Tuntut Reformasi Total Kota Bekasi
Di Balik Puing Harapan: Negara Hadir, Kemnaker Gelontorkan Rp32 Miliar untuk Membangkitkan Sumatera Utara dan Aceh