NAWACITAPOST.COM - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) berhasil mempertahankan posisinya sebagai partai politik dengan raihan suara terbanyak dalam Pemilu Legislatif 2024. Meskipun terjadi penurunan jumlah suara PDIP dibandingkan pemilu sebelumnya.
Hal ini terungkap dari hasil quick count Lembaga Survei Indonesia (LSI) Denny JA yang mengambil sampel dari 2.000 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di seluruh provinsi Indonesia, dengan margin of error sebesar 1%.
Hasil quick count tersebut menunjukkan bahwa PDIP meraih suara sebesar 16,82%, diikuti oleh Partai Golkar dengan 14,93%, dan Partai Gerindra dengan 13,43%. Di posisi selanjutnya, terdapat Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dengan 10,56%, Partai Nasdem 9,45%, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 8,36%, Partai Demokrat 6,98%, Partai Amanat Nasional (PAN) 6,59%, dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) 3,88%.
Baca Juga: Akhir Perang Politik Megawati Vs Jokowi
Adjie Alfaraby, Direktur Konsultan Citra Indonesia-LSI Denny JA, menyatakan bahwa meskipun PDIP mengalami penurunan suara dari 19,33% pada pemilu sebelumnya menjadi 16,82%, partai tersebut tetap menjadi yang terbesar.
"Tiga partai premium, yang memperoleh suara paling tinggi (di atas 10%) adalah PDIP 16,82%; Patai Golkar 14,93% dan Partai Gerindra 13,43%," kata Ajie Alfaraby, Jumat (16/2/2024).
Sementara itu, Partai Golkar dan Partai Gerindra justru mengalami kenaikan suara. Golkar dari 12,31% menjadi 14,93%, dan Gerindra dari 12,57% menjadi 13,43%.
Baca Juga: Kemenkumham Kalsel Lantik Notaris Pengganti, Ingatkan Integritas dan Kode Etik Profesi
Dalam empat bulan terakhir, PDIP dan Gerindra selalu bersaing di papan atas partai politik Indonesia. Meskipun Gerindra sempat menyalip suara PDIP pada akhir Januari dan awal Februari 2024, namun pada hari pemungutan suara, PDIP berhasil kembali menjadi partai terbesar.
Adjie juga mencatat bahwa PDIP unggul di kalangan pemilih wong cilik, dengan 17,9% pemilih wong cilik memilih PDIP, 15,4% memilih Partai Golkar, dan 13,3% memilih Gerindra.
Perolehan suara terbesar PDIP berasal dari tiga provinsi yang dikenal sebagai kandang banteng, yaitu Jawa Tengah dengan 28,2%, Bali 52,03%, dan Sulawesi Utara 35,4%. Meskipun demikian, perolehan suara Golkar dan Gerindra masih terpaut jauh dari PDIP, menegaskan dominasi partai tersebut dalam peta politik Indonesia.
Artikel Terkait
Jelang Coblosan Pemilu, Satgas PDIP Surabaya dan Kader Banteng Berjaga bersama Rakyat
Ganjar Soroti Perbedaan Hasil Quick Count dengan Data PDIP
Capres Nomor Urut 2, Prabowo Subianto, Berbagi Kebahagiaan Dapat Telepon dari Beberapa Pemimpin Negara
Akhir Perang Politik Megawati Vs Jokowi
RIP Demokrasi Menggema: Megawati Konsisten Jaga Konstitusi, Sementara Jokowi Disebut Perusak Demokrasi