NAWACITAPOST.COM - Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Muara Teweh melaksanakan Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (Sidang TPP) sebagai bagian dari pelaksanaan tugas pokok dan fungsi dalam pembimbingan, pengawasan, serta pendampingan terhadap klien pemasyarakatan. Kamis, 06 November 2025.
Sidang yang digelar di Aula Bapas Muara Teweh ini dipimpin oleh Harivan, selaku Ketua Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP), dan diikuti oleh para pejabat struktural serta Pembimbing Kemasyarakatan (PK).
Kegiatan ini membahas berbagai hal terkait evaluasi hasil pembimbingan dan pengawasan terhadap klien, termasuk penilaian perkembangan perilaku, kepatuhan terhadap program, serta rekomendasi pembimbingan lanjutan.
Baca Juga: Lapas Kotanopan Periksa Kesehatan Warga Binaannya
Ketua TPP Harivan dalam arahannya menyampaikan bahwa sidang TPP merupakan langkah penting untuk menjamin bahwa proses pembimbingan berjalan sesuai prinsip profesionalitas dan keadilan.
“Sidang TPP ini bukan hanya forum administrasi, tetapi forum analisis dan pengambilan keputusan yang berbasis pada data dan hasil asesmen. Tujuannya agar setiap klien mendapatkan layanan pembimbingan yang tepat, sesuai kebutuhan, dan mendukung perubahan perilaku positif,” ujarnya.
Melalui sidang ini, Bapas Muara Teweh memastikan bahwa setiap keputusan diambil secara objektif dan terukur, dengan mempertimbangkan aspek kepribadian, sosial, serta kesiapan klien untuk beradaptasi di lingkungan masyarakat.
Baca Juga: Perkuat Sinergi, Rutan Humbahas Hadiri Pisah Sambut Kajari Humbang Hasundutan
Kegiatan juga menjadi wadah koordinasi internal bagi para Pembimbing Kemasyarakatan guna memperkuat sinergi dan meningkatkan kualitas layanan pembimbingan di luar lembaga pemasyarakatan.
Menutup kegiatan, Kepala Bapas Muara Teweh, M. Ading Saidhy, memberikan apresiasi atas kinerja dan dedikasi tim dalam pelaksanaan sidang TPP.
“TPP merupakan jantung dari proses pembimbingan. Di sinilah setiap langkah pembinaan klien dirancang dan dievaluasi. Saya mengapresiasi kerja keras seluruh tim yang terus menjaga profesionalitas dan integritas dalam menjalankan tugas,” ungkapnya.
Baca Juga: Rutan Rantau Hidupkan Semangat Positif Lewat Kegiatan Senam Warga Binaan
Dengan terlaksananya sidang ini, Bapas Muara Teweh menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan fungsi pemasyarakatan secara humanis, transparan, dan berorientasi pada keberhasilan reintegrasi sosial bagi setiap klien.
(Humas Bapas Muara Teweh)