NAWACITAPOST.COM - Relawan Gemoy, Asoy, Santuy, Poll, Bersama Prabowo (Gaspoll Bro) dengan tegas menyatakan kesiapannya melaporkan Ketua Bawaslu Surabaya, Novli Bernado Thyssen, ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) karena dugaan tindakan premanisme dan pemerasan.
Kejadian tersebut terjadi saat acara Konsolidasi Akbar Relawan Gaspoll Bro Prabowo-Gibran berlangsung di Jatim Expo, Surabaya, pada Sabtu (3/2/2024).
Acara tersebut turut dihadiri oleh Ahmad Dhani, pentolan Band Dewa-19 dan Calon Legislatif DPR RI Dapil Jatim 1 dari partai Gerindra.
Baca Juga: Ahok Dukung Ganjar, Hasto Sebut Ini Bukan Kuda Putih, Tapi Kejutan
Fahmi Ismail, Koordinator Gaspoll Bro, menyatakan bahwa penyelenggaraan acara telah memperhatikan permintaan dari pihak yang berkepentingan.
Izin untuk menyelenggarakan Konsolidasi Akbar Relawan Gaspoll Bro telah diperoleh dari pihak berwenang, menjadikan acara tersebut sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Terkait penyelenggaraan, relawan Gaspoll Bro sudah mematuhi dan melengkapi persyaratan penyelenggaraan konsolidasi akbar tersebut,” kata Fahmi, dikutip Nawacitapost.com dari Berita jatim, Senin (5/2/2024).
Fahmi melanjutkan bahwa meskipun telah mematuhi aturan, pihaknya mengalami pemerasan dari Ketua Bawaslu Surabaya, yang meminta uang sebesar Rp50 juta agar acara berjalan lancar.
Fahmi menekankan bahwa Gaspoll Bro menolak tawaran tersebut, karena mereka berkomitmen menjunjung tinggi prinsip dan menjaga integritas pemilu 2024.
“Namun, kami pada prosesnya terdapat pemerasan ketua Bawaslu Kota Surabaya terhadap relawan Gaspoll Bro untuk penyelenggara acara agar berjalan lancar dengan menyebut nominal Rp50 juta,” lanjut dia.
Baca Juga: Sebut Bansos Jokowi Mirip Zaman Kerajaan, Ahok: Rakyat Minta Belas Kasihan Raja
Fahmi juga menyayangkan sikap premanisme Ketua Bawaslu Kota Surabaya yang secara sporadis datang ke panggung meminta acara dihentikan.
Dengan bukti-bukti yang dimiliki, Relawan Gaspoll Bro berencana melaporkan Ketua Bawaslu Kota Surabaya Novli Bernando Thyssen dan pihak terkait ke DKPP, Bawaslu Pusat, dan polisi.
Artikel Terkait
Dukung Prabowo-Gibran, Luhut Buka-bukaan di Media Sosial
Hasto Kristianto Benarkan Pertemuan Sri Mulyani dan Megawati, Ini Bahasannya?
Menghormati Kebebasan Berpendapat, Forum Rektor Indonesia Deklarasikan Pemilu Damai
Kampanyekan 03, Ahok Mundur dari Pertamina. Ini kata Ganjar Pranowo!
Jokowi minta Projo Cabut Laporan terhadap Butet Kartaredjasa
Ahok Dukung Ganjar, Hasto Sebut Ini Bukan Kuda Putih, Tapi Kejutan
Sebut Bansos Jokowi Mirip Zaman Kerajaan, Ahok: Rakyat Minta Belas Kasihan Raja