NAWACITAPOST.COM - Pengurus Forum Rektor Indonesia mendeklarasikan Pemilu damai serta berjalan aman dan lancar di kampus Universitas Hasanuddin Makassar, Sabtu (3/2/2024)
Deklarasi dibacakan langsung oleh ketua forum Rektor Indonesia, Prof. Nurhasan di Universitas Hasanudin Makassar.
Dalam deklarasi tersebut, Ketua Forum Rektor Indonesia, Prof. nurhasan yang juga Rektor UNESA Surabaya mengajak segenap komponen bangsa Indonesia untuk mensukseskan pemilu tahun 2024 yang aman dan damai deklarasi Pemilu aman dan damai.
Baca Juga: Hasto Kristianto Benarkan Pertemuan Sri Mulyani dan Megawati, Ini Bahasannya?
"Forum Rektor Indonesia sebagai wadah komunikasi lintas Perguruan Tinggi, baik negeri maupun swasta, tentu menghargai kebebasan berpendapat sebagai bagian dari otonomi kampus dan dijamin oleh undang-undang," ungkap Prof. Nurhasan, kepada awak media usai deklarasi.
"Selama semua itu masih dalam koridor kebebasan akademik, objektif, didasari nilai-nilai etika akademik dan untuk kebaikan bangsa Indonesia," tambahnya.
Yang tidak boleh menurutnya, jika kebebasan berpendapat sudah mengarah pada sikap tendensius, menghujat memfitnah, menghasut yang jauh dari nilai-nilai etika akademik apalagi sampai dengan anarkis.
Baca Juga: Dukung Prabowo-Gibran, Luhut Buka-bukaan di Media Sosial
"Itu yang tidak boleh," pungkasnya.
Berikut kutipan lengkap deklarasi Pemilu Damai yang dibacakan oleh ketua forum Rektor Indonesia, Prof. Nurhasan :
dalam rangka menjaga persatuan dan kesatuan, dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia, Forum Rektor Indonesia menyerukan :
1. Mengajak segenap komponen bangsa untuk mensukseskan pemilu 2024 yang aman dan damai.
Baca Juga: KPK Tegaskan Kasus Korupsi Sidoarjo Tak Terkait Sikap Politik Gus Muhdlor
2. Menolak segala bentuk upaya provokasi yang dapat memecah belah persaudaraan serta tindakan yang mencederai pesta demokrasi.
Artikel Terkait
'Tunjukkan Cintamu pada Pemilu', Bawaslu Surabaya on Car Free Day Ajak Warga Tolak Politik Uang dan Awasi Pemilu
Bus Rombongan Partai Hanura Terguling di Tol Ngawi, 2 Jiwa Melayang
KPK Tegaskan Kasus Korupsi Sidoarjo Tak Terkait Sikap Politik Gus Muhdlor
Dukung Prabowo-Gibran, Luhut Buka-bukaan di Media Sosial
Hasto Kristianto Benarkan Pertemuan Sri Mulyani dan Megawati, Ini Bahasannya?