Kamis, 4 Juni 2026

Hasil Debat Capres Terakhir: Ganjar Vs Prabowo Soal Pencegahan Stunting

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Senin, 5 Februari 2024 | 10:38 WIB
Ganjar Pranowo masih mendominasi di Jawa Tengah.  (MNI)
Ganjar Pranowo masih mendominasi di Jawa Tengah. (MNI)

NAWACITAPOST.COM - Capres nomor urut 2, Prabowo Subianto, dan Capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo, beradu pendapat mengenai program penanganan dan pencegahan stunting di Indonesia dalam debat yang berlangsung Minggu (4/2/2024) malam. Keduanya memiliki pendekatan tersendiri terkait masalah serius ini yang melibatkan kurangnya gizi pada anak-anak.

Dalam sesi tanya jawab, Prabowo menanyakan langsung kepada Ganjar terkait pandangan mereka dalam menangani stunting. Prabowo mengutarakan gagasannya untuk memberikan makan bergizi kepada seluruh anak-anak Indonesia dengan harapan dapat mengatasi stunting, mengurangi kemiskinan ekstrim, dan mengurangi angka kematian ibu saat melahirkan.

Sementara Ganjar memberikan jawabannya dengan menyatakan ketidaksetujuannya terhadap gagasan Prabowo. Menurut Ganjar, program makan siang gratis yang diusulkan oleh Prabowo tidak akan efektif dalam menangani stunting di Indonesia.

Baca Juga: Menkum HAM Yasonna Beri Dukungan Penuh untuk Kesuksesan Nusantara Awards Fest 2024

"Kalau ngasih makannya kepada anak-anak untuk mencegah stunting, saya sama sekali tidak setuju, Bapak, karena Bapak terlambat," ungkap Ganjar.

Ganjar lebih lanjut menjelaskan bahwa stunting harus ditangani sejak anak masih dalam kandungan ibunya. Menurutnya, memberikan gizi kepada ibu hamil adalah pendekatan yang lebih tepat untuk mengatasi stunting.

"Stunting itu ditangani sejak bayi dalam kandungan ibunya yang dikasih gizi. Kalau bapak ngasih gizi kepada ibu hamil, itu baru setuju saya," jelas Ganjar.

Baca Juga: 7 Destinasi Wisata Anak Seru di Semarang, Nikmati Edukasi hingga Petualangan Tak Terlupakan Bareng Si Kecil

Ganjar mengingatkan bahwa program makan siang gratis perlu dicermati agar tidak menghasilkan generasi yang mengalami obesitas. "Kalau sudah lahir dan tumbuh mungkin bukan stunting, itu gizi buruk. Kalau gizi buruk bapak mau memperbaiki boleh. Jadi jangan sampai confused antara stunting dan pemberian makan

Ganjar melanjutkan dengan menyatakan bahwa stunting bisa dicegah sejak pernikahan. Menurutnya, pernikahan dini juga harus dicegah agar tidak terjadi stunting. Ia menekankan pentingnya pemeriksaan kesehatan calon pengantin sebelum menikah.

"Jadi mengatasi stunting sejak ibu hamil, bahkan bisa dicegah pada saat anak-anak kita mau menikah, Pak, periksa kesehatan si calon pengantin perempuan, laki-lakinya juga," ucap Ganjar.

Baca Juga: Bisa Tambah Wawasan, Ini 5 Tempat Wisata Edukasi di Semarang yang Wajib Kamu Kunjungi

Setelah Ganjar memberikan jawabannya, giliran Prabowo menyampaikan programnya. Prabowo menegaskan bahwa programnya fokus pada memberikan bantuan makanan kepada ibu hamil sebagai langkah preventif untuk mencegah stunting.

"Sebetulnya yang saya sampaikan ya persis itu. Program saya, kita beri makan ibu yang sedang hamil. Kita beri bantuan gizi ibu yang sedang hamil karena dia mengandung 9 bulan," kata Prabowo.

Halaman:

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini