Kamis, 4 Juni 2026

Kesimpulan Debat Kelima Pilpres 2024: Anies Bahas Ketimpangan, Prabowo Minta Maaf, Ganjar Ingatkan dari Diktator

Photo Author
Ade Nawacita, Nawacita Post
- Senin, 5 Februari 2024 | 08:02 WIB
Ketiga Capres 2024 memberikan closing penutun di debat kelima. (Foto: youtube KPU)
Ketiga Capres 2024 memberikan closing penutun di debat kelima. (Foto: youtube KPU)

NAWACITAPOST.COM - Debat kelima Pilpres 2024 sukses digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, pada Minggu malam, 4 Februari 2024.

Ketiga calon presiden (capres) memanfaatkan kesempatan terakhir untuk menyampaikan kata-kata penutup, menghadirkan sorotan pada berbagai isu penting.

Anies Baswedan, capres nomor urut satu, mencuri perhatian dengan pidato yang penuh semangat mengenai ketimpangan negara.

Baca Juga: Prabowo Subianto Sepakat dengan Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo Mengenai Pekerja Migran

 Dalam kata-katanya, Anies menyoroti masalah ketimpangan yang perlu menjadi fokus perbaikan di negara ini.

Pidatonya menggambarkan komitmen untuk mengatasi ketidaksetaraan yang ada dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat.

Sementara itu, Prabowo Subianto, capres nomor urut dua, menyampaikan permintaan maafnya kepada masyarakat jika ada kesalahan yang terjadi selama masa kampanye.

 

Baca Juga: Keseriusan Ganjar Pranowo Pertanyakan Pernyataan Prabowo Subianto Mengenai Internet Gratis dalam Debat Final Pilpres 2024

Pernyataan ini mencerminkan sikap tanggung jawab dan kesiapan Prabowo untuk mengakui dan memperbaiki kesalahan yang mungkin terjadi dalam perjalanan kampanye.

Ganjar Pranowo, capres nomor urut tiga, memberikan peringatan agar masyarakat tidak memilih pemimpin yang memiliki sifat diktator.

Pernyataannya mencerminkan kepedulian terhadap prinsip demokrasi dan penghindaran terhadap kepemimpinan yang otoriter.

Baca Juga: Ganjar Pranowo Dorong Pejabat Pemerintah Gunakan Media Sosial untuk Tanggapi Keluhan Masyarakat

Kesimpulan dari debat pamungkas ini mencerminkan berbagai pandangan dan komitmen dari masing-masing calon presiden terkait dengan isu-isu penting dalam pemilihan presiden tahun ini.

Halaman:

Editor: Ade Nawacita

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini