Kamis, 4 Juni 2026

Kabid Bina Pemdes DPMD Sampang Sekaligus PJ Kades Ragung Dinilai Bikin Gaduh

Photo Author
Tiarsin Nawacita, Nawacita Post
- Minggu, 4 Februari 2024 | 14:26 WIB
Pers reales Kabid Bina Pemerintah Desa DPMD Sampang didampingi tokoh masyarakat saat mengklaim dirinya diintimidasi dan diancam
Pers reales Kabid Bina Pemerintah Desa DPMD Sampang didampingi tokoh masyarakat saat mengklaim dirinya diintimidasi dan diancam

 

Sampang, NawaCitaPost.com - Perbuatan kurang baik diperlihatkan oleh salah seorang ASN di lingkungan Pemkab Sampang bernama Irham Nurdayanto. Bagaimana tidak, sebuah video klarifikasi Irham Nurdayanto yang mengaku diintimidasi dan diancam oleh mantan wakil Bupati H. Abdullah Hidayat viral.

 

Dalam video tersebut, Pria yang menjabat sebagai Kabid Bina Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sampang itu mengaku diancam dan ditekan supaya mundur dari jabatan Penjabat (Pj) Kepala desa Ragung, Kecamatan Pangarengan, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur. 

 

SampangBaca Juga: Masyarakat Camplong Kecewa Ikut Aksi Bela Palestina ke Mapolres Sampang

 

Dalam video itu, Irham Nurdayanto dengan lantang mengatakan bahwa dirinya mencabut surat pengunduran diri dari jabatan Pj Kades Ragung. Sebab, surat pengunduran diri yang sebelumnya dibuat ditandatangani diklaim bukan atas kemauannya melainkan karena ada tekanan dari mantan Wabup Sampang. 

 

Lucunya, pernyataan itu disampaikan oleh Irham di depan para tokoh. Padahal, sebagai ASN kalau memang dirinya betul-betul mendapat intimidasi dan pengancaman harusnya mengadu kepada pimpinannya yaitu Kadis DPMD. Apabila Kadis DPMD tidak bisa membantu, melapor ke Sekertaris Daerah (Sekda) sebagai panglima tertinggi ASN di lingkungan Pemkab Sampang. Bukan malah bersandar ke tokoh masyarakat

 

Baca Juga: Tips Motor Anti Maling: Lindungi Investasi Berharga Anda dari Ancaman Pencurian

 

Achmad Rifai salah seorang Aktivis di Sampang menilai jika tindakan yang dilakukan Irham Nurdayanto dengan membuat pernyataan seperti itu justru membuat suasana di Sampang menjadi gaduh. Apalagi, tidak lama lagi masyarakat akan menghadapi pesta demokrasi pemilu 2024. 

 

Halaman:

Editor: Tiarsin Nawacita

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini