Sampang, NawaCitaPost.com - Perbuatan kurang baik diperlihatkan oleh salah seorang ASN di lingkungan Pemkab Sampang bernama Irham Nurdayanto. Bagaimana tidak, sebuah video klarifikasi Irham Nurdayanto yang mengaku diintimidasi dan diancam oleh mantan wakil Bupati H. Abdullah Hidayat viral.
Dalam video tersebut, Pria yang menjabat sebagai Kabid Bina Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sampang itu mengaku diancam dan ditekan supaya mundur dari jabatan Penjabat (Pj) Kepala desa Ragung, Kecamatan Pangarengan, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur.
SampangBaca Juga: Masyarakat Camplong Kecewa Ikut Aksi Bela Palestina ke Mapolres Sampang
Dalam video itu, Irham Nurdayanto dengan lantang mengatakan bahwa dirinya mencabut surat pengunduran diri dari jabatan Pj Kades Ragung. Sebab, surat pengunduran diri yang sebelumnya dibuat ditandatangani diklaim bukan atas kemauannya melainkan karena ada tekanan dari mantan Wabup Sampang.
Lucunya, pernyataan itu disampaikan oleh Irham di depan para tokoh. Padahal, sebagai ASN kalau memang dirinya betul-betul mendapat intimidasi dan pengancaman harusnya mengadu kepada pimpinannya yaitu Kadis DPMD. Apabila Kadis DPMD tidak bisa membantu, melapor ke Sekertaris Daerah (Sekda) sebagai panglima tertinggi ASN di lingkungan Pemkab Sampang. Bukan malah bersandar ke tokoh masyarakat.
Baca Juga: Tips Motor Anti Maling: Lindungi Investasi Berharga Anda dari Ancaman Pencurian
Achmad Rifai salah seorang Aktivis di Sampang menilai jika tindakan yang dilakukan Irham Nurdayanto dengan membuat pernyataan seperti itu justru membuat suasana di Sampang menjadi gaduh. Apalagi, tidak lama lagi masyarakat akan menghadapi pesta demokrasi pemilu 2024.
Artikel Terkait
Dugaan Pencucian Uang, Diskominfo Sampang Dilaporkan ke Polisi
Masyarakat Camplong Kecewa Ikut Aksi Bela Palestina ke Mapolres Sampang
Mengungkap Kasus Firli Bahuri: Dokumen Penukaran Mata Uang dan Ancaman Hukuman Berat