"Presiden itu boleh kampanye. Boleh memihak. Kita ini kan pejabat publik, sekaligus pejabat politik. Masa ini enggak boleh," ujarnya.
"Presiden itu boleh kampanye. Boleh memihak. Kita ini kan pejabat publik, sekaligus pejabat politik. Masa ini enggak boleh," ujarnya.
Artikel Terkait
Faigiziduhu Ndruru: Pernyataan Presiden Jokowi Boleh Kampanye Membuat Publik Menolak Gibran Semakin Meluas
Catatan Ariful Hakim, Kontroversi Pernyataan Presiden Jokowi: Antara Izin Berpihak dan Jejak Digital
Connie Rahakundini Sebut Jokowi Pantas Dihukum Seberat-Beratnya: Kejahatan Politik Berpotensi Death Penalty
Goyang Kabinet: Sri Mulyani Siap Mundur, Jokowi Diambang Krisis Ekonomi?
Mahfud MD: Generasi Tanpa Etika, Bencana Korupsi Siap Menanti!