NAWACITAPOST.COM - Lapas Kelas IIB Muara Teweh terus mendorong Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) untuk mengembangkan keterampilan melalui kegiatan kerja bengkel. Sabtu, 16 Agustus 2025.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pembinaan kemandirian yang difokuskan pada bidang perbengkelan, seperti perbaikan ringan, pengelasan, dan pembuatan peralatan sederhana yang dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam kegiatan ini, WBP dilatih untuk lebih disiplin, tekun, serta mampu bekerja secara tim. Selain itu, pembinaan kerja bengkel juga bertujuan membekali mereka dengan keterampilan yang bermanfaat setelah kembali ke masyarakat.
Baca Juga: Wujudkan Rumah Impian di BRI Consumer Expo 2025 Bandung dengan Penawaran Spesial
Dengan keterampilan tersebut, diharapkan WBP memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan pekerjaan atau bahkan membuka usaha sendiri, sehingga dapat mengurangi risiko pengulangan tindak pidana.
Kasubsi Kegiatan Kerja, Yosafat, menyampaikan bahwa kegiatan bengkel merupakan salah satu program unggulan pembinaan kemandirian di Lapas Muara Teweh.
“Melalui bengkel, kami ingin membentuk WBP yang lebih terampil, disiplin, dan memiliki keahlian praktis. Keterampilan ini akan menjadi bekal penting saat mereka kembali ke masyarakat, sehingga bisa hidup mandiri dan berkontribusi secara positif,” ujarnya.
Pihak Lapas menegaskan bahwa kegiatan kerja ini tidak hanya berfungsi sebagai pembinaan keterampilan, tetapi juga menjadi wadah pembentukan karakter positif, menumbuhkan rasa tanggung jawab, serta membangun mental kerja yang produktif.
Kegiatan bengkel di Lapas Muara Teweh pun menjadi salah satu wujud nyata dari program pembinaan kemandirian yang berkelanjutan.
(Humas Lapas Muara Teweh)