Di lain sisi, lanjut Eliyunus Waruwu, angka kemiskinan daerah mencapai 22,60%.
"Untuk menekan angka ini maka peningkatan produktivitas pertanian harus menjadi pilar utama melalui program yang terintegrasi dan berkelanjutan," imbuhnya.
Turut hadir dalam pertemuan ini Tenaga Ahli Kementerian Pertanian, Any Mulyani, Kepala BBPPTP Medan, Tokoh Masyarakat dan Mantan Sekda, Fakhili Gulo, Dandim 0213/Nias, Pj. Sekda, para Asisten, Staf Ahli, Kepala Dinas Terkait, Satgas Ketahanan Pangan, Penyuluh Pertanian, ASN, dan para pejabat administrator lainnya.(Yogi)
Artikel Terkait
Polres Nias Limpahkan Kasus Limbah B3 RSU Bethesda Gunungsitoli ke LHK Provsu, Begini Pendapat Ahli
Geledah Kantor Dinkes Nias Barat, Kejaksaan Negeri Gunungsitoli Sita 30 Bundel Dokumen
PMKRI Cabang Nias Kembali Gelar Kaderisasi, Mise Kordias Zega: Kader Harus Militan!
Bakti Sosial Kajari Gunungsitoli bersama Pelindo Gunungsitoli dan PLN UP3 Nias di Desa Balale Toba'a
Maksimalkan Perbaikan Pelayanan, Pelindo Gunungsitoli Segera Rehab Dermaga Beton