Senin, 20 Juli 2026

Kunker Tim Kementan RI, Bupati Eliyunus Waruwu: Tekan Kemiskinan, Program Pertanian menjadi Pilar Utama

Photo Author
Yohanes Giawa, Nawacita Post
- Kamis, 31 Juli 2025 | 12:04 WIB
Bupati Nias Barat, Eliyunus Waruwu saat menerima Kunjungan Kerja Tim Kementrian Pertanian RI (Rabu,30/7/2025)
Bupati Nias Barat, Eliyunus Waruwu saat menerima Kunjungan Kerja Tim Kementrian Pertanian RI (Rabu,30/7/2025)

NAWACITAPOST.COM -Kunjungan Kerja dari Tim Kementrian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI) di Kabupaten Nias Barat menilai bahwa daerah ini memiliki peluang untuk pencetakan sawah baru jika lahan tersedia, hal itu sangat relevan mengingat memiliki potensi luas lahan pertanian belum tergarap.

"Ini sangat relevan untuk Kabupaten Nias Barat," kata Koordinator Swasembada Pangan Sumatera Utara, Brigjen TNI Arif Hendro Djatmiko Hadi Soewigyo, saat kunjungan kerja di Kabupaten Nias Barat bersama dengan Tim Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI) Direktorat Jenderal Perkebunan dan Balai Besar Perbenihan dan Perlindungan Tanaman Perkebunan (BBPPTP) Medan, di Ruang Afo Bappelitbangda, Rabu (30/7/2025).

Ia mengatakan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari langkah nyata memperkuat sinergi pusat dan daerah dalam mendukung program swasembada pangan nasional sebagaimana menjadi visi besar Presiden RI, Prabowo Subianto.

Saat ini, kata Arif, cadangan beras nasional telah mencapai 4 juta ton. Jumlah ini merupakan tertinggi sepanjang sejarah.

"Kami mengapresiasi sambutan hangat dari Bupati dan jajaran. Dengan kolaborasi lintas sektor dan dukungan dari daerah, kita optimis Indonesia tidak hanya mampu mandiri pangan, tetapi juga menjadi lumbung pangan dunia,” katanya.

Menanggapi itu, Bupati Nias Barat, Eliyunus Waruwu mengatakan bahwa kedaulatan pangan adalah fondasi penting bagi kedaulatan bangsa, dan masyarakat harus mampu memenuhi kebutuhan pangannya dari hasil buminya sendiri.

Baca Juga: Terkait Demo Limbah B3, Ketua DPRD Kota Gunungsitoli : Masyarakat Mana Korbannya?

Oleh karena itu, Pemkab Nias Barat siap mendukung program strategis nasional menuju swasembada pangan.

"Kami siap mendukung penuh agenda strategis nasional ini," tegas Eliyunus Waruwu, saat menerima kunjungan kerja dari

Saat ini, kata Eliyunus Waruwu, sekitar 68,89% warga Nias Barat menggantungkan hidup pada sektor pertanian dan perikanan laut.

"Namun potensi ini belum sepenuhnya dimanfaatkan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat,” ujarnya.

Ia menerangkan bahwa Kabupaten Nias Barat terdiri dari 105 desa yang tersebar di 8 kecamatan dengan karakteristik geografis yang beragam, mulai dari wilayah pesisir hingga kawasan perbukitan.

"Wilayah seperti Sirombu, Moro’o, dan Mandrehe Utara memiliki potensi besar untuk pengembangan lahan sawah," sebutnya.

Baca Juga: Tingkatkan Ketrampilan, Universitas Nias bersama Pemdes Mudik Laksanakan Pelatihan Pertukangan

Halaman:

Editor: Yohanes Giawa

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini