Sabtu, 30 Mei 2026

Effendi Gazali: Prof Mahfud Juara Debat Cawapres Kedua

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Selasa, 23 Januari 2024 | 09:49 WIB
Pakar Komunikasi Politik, Effendi Gazali (X)
Pakar Komunikasi Politik, Effendi Gazali (X)

NAWACITAPOST.COM - Debat calon wakil presiden (cawapres) pada pemilihan presiden (pilpres) merupakan arena penting untuk menguji kualitas dan substansi visi serta misi calon pemimpin negara.

Profesor Mahfud MD, dalam peran sebagai Guardian of the debate, menjadi penentu penting bagi kualitas perdebatan.

Menurut Pakar Komunikasi Politik, Effendi Gazali, Mahfud adalah orang pertama yang berhasil mematahkan fallacy argumentum ad hominem atau melawan argumentasi lawan bicara, dalam hal ini Gibran Rakabuming Raka.

Baca Juga: Prabowo-Gibran Paling Banyak Langgar Aturan Debat Pilpres, KPU Segera Evaluasi!

"Di bagian itu loh, yang 'saya tidak mau menjawab pertanyaan receh', tentang greenflation ya," kata Effendi, dalam Apa Kabar Indonesia Pagi, dikutip Selasa (23/1/2024).

Effendi Gazali menggarisbawahi bahwa Mahfud berperan penting dalam menentang argumentum ad hominem yang kerap mewarnai debat politik. Argumentum ad hominem adalah bentuk serangan personal terhadap karakter seseorang, yang seringkali menggantikan substansi dan isu sesungguhnya.

Mahfud dengan tegas menolak menjawab pertanyaan receh mengenai greenflation, menunjukkan fokusnya pada substansi dan mengejar kesalahan istilah serta penulisan.

Baca Juga: Jadwal Kampanye Akbar Ganjar-Mahfud

"Mahfud mematahkan itu, penting itu, kesalahan berpikir," kata Effendi.

Effendi menambahkan, ada pertanyaan krusial yang belum terjawab oleh Gibran. Salah satunya terkait redistribusi tanah yang dikoreksi Mahfud Md. Menurut Mahfud, reformasi agraria melalui redistribusi tanah hingga saat ini belum berjalan dengan baik.

"Saat ini, baru legalisasi program reforma agraria yang terwujud. Redistribusi belum dapat," kata Mahfud.

Meskipun belum terjawab sepenuhnya, keberanian Mahfud dalam menuntut jawaban atas isu-isu krusial ini mencerminkan prinsip dan dedikasinya terhadap substansi debat yang berkualitas.

Baca Juga: Pesona Jessica Mila Dalam Balutan Kebaya di Tradisi Mambosuri Anak Pertama

Perannya sebagai Guardian of the debate memberikan warna positif pada proses pemilihan presiden, menegaskan bahwa substansi dan kebijakan memiliki peran utama dalam menentukan masa depan negara.

Halaman:

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini