Kegiatan peleburan logam ini menghasilkan nilai sirkular ekonomi. Menurut data dari Ditjen Pengelolaan Sambah, Limbah dan B3 (PSLB3) KLHK, jumlah limbah B3 yang dimanfaatkan mencapai 388.956 Kg/bulan denga jumlah produk ingot yang dihasilkan 104.729 Kg/bulan. Omset Koperasi kurang lebih mencapai 3,1 Miliar/bulan dengan catatan asumsi harga ingot Rp.30.000/Kg.
Baca Juga: Gelar Expert Meeting Bidang Kehutanan, Menteri LHK Dengar Masukan dari FOReTIKA
Saat berdialog dengan masyarakat dan anggota koperasi, Menteri Siti menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya atas kerja keras semua pihak dalam memulihkan lahan yang terkontaminasi limbah B3. Dirinya juga membuka ruang dialog bersama dinas terkait dan para tokoh masyarakat di Jakarta untuk membahas penanganan lebih lanjut.
Kunjungan kerja kali ini, Menteri Siti didampingi oleh PJ. Bupati Jombang, Sugiat, Direktur Jenderal PSLB3, Rosa Vivien Ratnawati, Kepala Badan Standardisasi Instrumen LHK, Ary Sudijanto, serta beberapa pejabat tinggi pratama KLHK.
Sehari sebelumnya di Surabaya (20/1/2024), Menteri Siti dan jajaran dari KLHK melakukan dialog dengan para penyuluh lingkup KLHK. Dialog ini dimaksudkan untuk menguatkan peran para penyuluh LHK dalam berbagai pekerjaan nasional di tingkat tapak.
Artikel Terkait
Gelar Expert Meeting Bidang Kehutanan, Menteri LHK Dengar Masukan dari FOReTIKA
Komitmen Majukan Pendidikan Lingkungan Hidup, Menteri LHK Kukuhkan Green Ambassador Tahun 2023
Kunjungi Jambi, Menteri LHK Bersama Dubes Norwegia Apresiasi Keberhasilan Pengelolaan Gambut dan Hutan Sosial
Menteri LHK: Tanda Ekosistem Membaik, di TNWK Terus Menerus Lahir Anak Badak Sumatera
Rakornis 2024, Menteri LHK Dorong Kerja Administrasi dengan Dampak Nyata