Selain itu, mereka meminta Presiden Jokowi mundur sementara waktu dengan alasan diragukan netralitasnya, padahal mereka tahu itu tidak ada landasan hukum serta mekanismenya.
"Seluruh narasinya tumpang tindih dan tidak konsisten dikembangkan dalam bentuk manipulasi dan distorsi," tutur Hendarsam.
Baca Juga: Warga Binaan Lapas Kelas III Gunungtua Kanwil Kemenkumham Sumut Mengikuti Kegiatan Senam Pagi
Sementara itu, Dewan Pakar TKN Budiman Sudjatmiko mengatakan seharusnya peserta pemilu bertarung di Pilpres secara jujur adil, bukan melempar isu ada kecurangan sementara Pemilu belum berlangsung.
“Belum bertarung sudah bilang curang, bahkan bilang pemakzulan. Rakyat menjadi korban dan satu generasi akan jadi luka ke depan,” ucap Budiman.
Penulis: Robby
Artikel Terkait
Rutan Kelas IIB Sukadana Hadiri Pengukuhan IKA AKIP - POLTEKIP Serta Penguatan ZI
Film Thailand yang Akan Tayang di Indonesia Bulan Ini, Sinopsis 'Not Friends'
Lapas Kelas IIB Tebing Tinggi Kanwil Kemenkumham Sumut Jalin Kerjasama dengan RS Bhayangkara Tk III Tebing Tinggi
Warga Binaan Lapas Kelas III Gunungtua Kanwil Kemenkumham Sumut Mengikuti Kegiatan Senam Pagi
Minji NewJeans Minta Maaf dan Jelaskan Kontroversi Terkait Kalguksu