NAWACITAPOST.COM - Dalam upaya menekan penyebaran penyakit menular, khususnya Tuberkulosis (TBC), Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Utara melakukan koordinasi dengan pihak Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muara Teweh.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai langkah awal pelaksanaan program screening TBC bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Koordinasi dan kunjungan ini bertempat di Lapas Muara Teweh, Kamis (17/07/2025) dihadiri oleh perwakilan Dinas Kesehatan dan disambut langsung oleh Kepala Lapas Muara Teweh (Halasson Sinaga).
Baca Juga: Protes Intervensi, Pengurus dan Anggota Garteks PK Nikomas Mundur Massal
Dalam pertemuan tersebut dibahas mekanisme pelaksanaan skrining TBC secara menyeluruh, termasuk tahapan pemeriksaan awal, pelacakan kontak erat, hingga lanjutan penanganan bagi WBP yang terdeteksi positif TBC.
Kepala Dinas Kesehatan Barito Utara, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program nasional eliminasi TBC tahun 2030.
“Lapas merupakan salah satu lokasi yang rentan terhadap penyebaran TBC karena faktor kepadatan dan sirkulasi udara yang terbatas. Oleh karena itu, intervensi dini melalui screening sangat penting dilakukan,” ujarnya.
Baca Juga: Drama Bunuh Diri Achmad Hidayat, Promeg'96 Desak Pemecatan Kader Perusak Marwah Partai
Sementara itu, Kalapas Sinaga menyambut baik inisiasi ini dan menyatakan kesiapannya untuk memfasilitasi proses pelaksanaan screening. Ia juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor demi menjaga kesehatan para WBP dan mencegah potensi penularan yang lebih luas.
Kegiatan screening TBC ini diselenggarakan akan mulai dilaksanakan dalam waktu dekat, dengan melibatkan tim medis dari Puskesmas dan tenaga kesehatan lapas. Selain pemeriksaan kesehatan, kegiatan ini juga akan disertai dengan edukasi dan sosialisasi mengenai pencegahan TBC bagi seluruh penghuni lapas.
Kontributor : Humas Lapas Muara Teweh
(Humas Lapas Muara Teweh)