Jumat, 5 Juni 2026

Kemensos Salurkan Bantuan Korban Gagal Ginjal Akut

Photo Author
Tantitamara, Nawacita Post
- Kamis, 11 Januari 2024 | 08:50 WIB
Penyerahan Bantuan Oleh Menko PMK, Muhadjir Effendy. (Humas Kemensos)
Penyerahan Bantuan Oleh Menko PMK, Muhadjir Effendy. (Humas Kemensos)

NAWACITAPOST.COM – Kementerian Sosial (Kemensos) menyalurkan bantuan berupa santunan bagi anak dan ahli waris korban Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal (GGAPA).

Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI Muhadjir Effendy kepada penerima yang hadir secara luring maupun daring pada Rabu (10/1/2023).

"Sesuai dengan arahan Presiden, agar korban terdampak mendapatkan perawatan terbaik, sedangkan bagi keluarga yang meninggal diberikan perhatian empati," ujar Muhadjir saat memberikan keterangan kepada awak media setelah acara penyerahan bantuan di Kantor Kemenko PMK, Jakarta. 

Baca Juga: Kemensos Bagikan Bantuan untuk Pengungsi Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki

Dalam mendukung pemberian santunan kepada korban, Kementerian Sosial RI telah menerbitkan Keputusan Menteri Sosial RI Nomor 185/HUK/2023 tentang Pemberian Santunan Kepada Korban Gagal Ginjal Akut Progresif Atipikal.

Pemberian bantuan berupa santunan sebesar Rp50.000.000,- (lima puluh juta rupiah) bagi ahli waris korban gagal ginjal akut progresif atipikal yang telah meninggal.

Sedangkan korban gagal ginjal akut progresif atipikal yang telah sembuh atau masih menjalani proses pengobatan dan rehabilitasi medis diberikan santunan sebesar Rp60.000.000,- (enam puluh juta rupiah).

Baca Juga: Kemensos Salurkan Bantuan Banjir Kerinci dan Sungai Penuh

Santunan tersebut rinciannya Rp. 50.000.000,- untuk bantuan dan Rp. 10.000.000,- untuk biaya transportasi proses pengobatan/ rehabilitasi medis.

Semula, berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan tertanggal 26 September 2023 tercatat jumlah korban GGAPA sebanyak 326 anak, baik yang telah dapat disembuhkan maupun yang telah meninggal dunia.

Namun, setelah dilakukan verifikasi dan validasi, terdapat 2 data ganda, dinyatakan bukan disebabkan GGAPA sebanyak 7 orang (berdasarkan keterangan rumah sakit), alamat tidak ditemukan 4 orang, dan menolak bantuan 1 orang.

Baca Juga: Selama 2023, Tingkat Keberhasilan Program ATENSI Kemensos Melebihi Target

Atas dasar verifikasi tersebut, diperoleh data valid sebanyak 312 orang, dengan rincian 218 korban meninggal dunia dan 94 korban sembuh/rawat jalan.

Adapun total bantuan yang disalurkan sebesar Rp16.540.000.000,- (enam belas miliar lima ratus empat puluh juta rupiah).

Halaman:

Editor: Tantitamara

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini