Kamis, 4 Juni 2026

Ratusan Jurnalis Demo Damai di Sidoarjo, Protes Aksi Arogansi Relawan Wabup

Photo Author
Nawi., Nawacita Post
- Sabtu, 28 Juni 2025 | 13:17 WIB

NAWACITAPOST.COM — Puluhan jurnalis dari Surabaya, Sidoarjo, Jombang, dan sekitarnya menggelar aksi damai di depan Kantor Bupati Sidoarjo, Kamis pagi (26/6/2025). Aksi ini sebagai bentuk protes terhadap dugaan tindakan arogansi dan penghalangan kerja jurnalistik oleh oknum pengamanan yang diduga berasal dari relawan Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo.

Insiden tersebut terjadi pada Selasa, 17 Juni 2025, saat berlangsungnya mediasi antara Wabup Sidoarjo, Wawali Surabaya, pihak perusahaan PT SGM, dan masyarakat di Pendopo Kabupaten Sidoarjo.

Dalam aksi itu, Bayu Pangarso, Pemimpin Redaksi Berita Cakrawala, yang menjadi salah satu korban pelarangan peliputan, mengungkapkan kekesalannya atas intimidasi yang ia alami.

Baca Juga: Jurnalis Dipiting, Didorong, Ditantang Duel di Pendopo Sidoarjo: Arogansi Tim Pengamanan Wabup!

“Kami jurnalis, bukan teroris. Menghalangi kami saat peliputan adalah pelanggaran serius terhadap Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999. Kami bekerja dilindungi undang-undang. Kenapa justru diintimidasi?” tegas Bayu.

Bayu juga menyebut bahwa meski pihak relawan sudah menyampaikan permintaan maaf, tindakan tersebut tetap mencederai martabat jurnalis dan harus diusut secara hukum.

“Kami manusia biasa, tentu bisa memaafkan. Tapi ini soal marwah profesi dan pelanggaran undang-undang. Laporan sudah kami sampaikan ke Polda Jatim pada 19 Juni 2025. Proses hukum tetap berjalan,” tambahnya.

Baca Juga: Mediasi di Pendopo Kabupaten Sidoarjo: PT SGM Tunjukkan Itikad Baik

Aksi damai para jurnalis kemudian direspons langsung oleh Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, yang datang menemui massa didampingi Sekda dan sejumlah pejabat. Ia menyampaikan permintaan maaf secara terbuka dan mengaku baru mengetahui kejadian tersebut dari pemberitaan media.

“Saya tidak tahu kejadian itu sebelumnya. Setelah viral, saya langsung minta agar oknum yang terlibat menyampaikan permintaan maaf. Dan secara pribadi, saya juga meminta maaf kepada rekan-rekan jurnalis,” ujarnya.

Wabup Mimik juga berharap insiden seperti ini tidak terulang lagi ke depan, demi menjaga keterbukaan informasi dan menghormati profesi wartawan.

Baca Juga: Polresta Sidoarjo Melalui Bhabinkamtibmas Desa Mendukung Program Ketahanan Pangan Polri Cinta Petani

Koordinator aksi damai, Kukuh Setya alias "Panglima Tua", menyambut baik permintaan maaf Wabup. Namun ia menegaskan, hal tersebut belum cukup.

“Kami terima itikad baik beliau. Tapi kami minta permintaan maaf juga dilakukan secara tertulis. Dan yang lebih penting, tidak boleh ada lagi pembatasan peliputan terhadap wartawan di acara publik,” tegas Kukuh.

Halaman:

Editor: Nawi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini