Senin, 1 Juni 2026

Prihatin, Pembangunan Sekolah SMA 2 Bawalato Diduga Asal Jadi

Photo Author
Ade Nawacita, Nawacita Post
- Jumat, 5 Januari 2024 | 19:36 WIB
Bangunan sekolah tak rapih (Foto: Nawacitapost)
Bangunan sekolah tak rapih (Foto: Nawacitapost)

 

NAWACITAPOST.COM - Pembangunan Sekolah (P2S) SMA 2 BAWALATO yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara T. A 2023 sebesar 6.2 Miliar diduga banyak kesalahan dalam pelaksanaannya.

Pelaksanaan Pembangunan Gedung Sekolah SMA 2 Bawalato ini dikerjakan dalam bentuk Swakelola dan dikerjakan langsung oleh Pihak Sekolah dengan membentuk Kepanitiaan yang di SK kan oleh Kepala Sekolah ( Septerlin Zebua, S. Pd)

Kamis 4 Januari 2024, awak Media Nawacita mengkonfirmasi mengenai pembangunan sekolah tersebut, Kasek berusaha untuk mengelak untuk ditemui namun akhirnya bersedia menerima awak Media hanya 3 menit.

Baca Juga: Sukses Turunkan Berat Badan Sampai 30 Kg, 7 Potret Terbaru Kahiyang Ayu buat Netizen Salfok

Pada saat di wawancarai di ruangan Kasek, awak Media sedikit terkejut seakan Kasek sedang melakukan Konferensi Pers dengan membacakan teks yang telah disusun tanpa memberikan kesempatan Media untuk memberikan pertanyaan.

Kasek SMA 2 BAWALATO menyampaikan bahwa semuanya itu tidak benar, tidak ada yang namanya penyimpangan dalam pembangunan gedung sekolah semuanya sudah berjalan sesuai dengan RAB (Rencana Anggaran Biaya).

Ditambahkannya bahwa sudah turun tim dari Propinsi untuk melihat tetapi saat Media menanyakan Pembangunan tersebut telah selesai dan telah diperiksa oleh PPK dan Konsultan Pengawas dan selanjutnya telah di PHO kan, Kasek SMA 2 menjelaskan.

Baca Juga: Everton tahan imbang Crystal Palace di Piala FA

"Pembangunan Telah Selesai" dan akan diresmikan minggu depan ini.

Lalu awak Media selanjutnya menanyakan tentang pengunduran diri Ketua Panitia sebelumnya namun Kasek dengan gampangnya menjawab dengan nada tersenyum sambil berkata.

"untuk apa dipakai orang yang tidak mau bekerjasama" sembari membatasi Media untuk memberikan pertanyaan lebih lanjut.

Baca Juga: Update Evakuasi dan Kondisi Terkini Pasca Kecelakaan Kereta Api di Kabupaten Bandung

Namun, disaat awak Media meninggalkan lokasi sekolah tiba2 ada seseorang yang tidak mau di sebutkan namanya, dan memberikan informasi bahwa selama proses pembangunan tersebut, diduga bahan yang dipergunakan tidak sesuai dengan spesifikasi bahan material seperti semen, kayu, besi diduga tidak sesuai dengan standart biaya umum propinsi.

Halaman:

Editor: Ade Nawacita

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini