Jumat, 5 Juni 2026

Temukan Mencurigakan Logistik Pemilu di Gudang, Ketua Bawaslu Gunungsitoli Enggan Berkomentar

Photo Author
Bung Zega, Nawacita Post
- Selasa, 2 Januari 2024 | 14:03 WIB
bahan logistik Pemilu
bahan logistik Pemilu

NAWACITAPOST.COM – Penemuan bahan logistik Pemilu disalah satu gudang milik salah seorang warga di Desa Saewe Kecamatan Gunungsitoli pada Sabtu (30/12/2023), diduga ilegal.

Dikutip disalah satu media online www.waspada.id menjelaskan bahwa  Bawaslu Kota Gunungsitoli melalui Kordiv Hukum, Pencegahan, Parmas dan Kehumasan, Luther Harefa yang dikonfirmasi Waspada, Senin (1/1) membenarkan pihaknya bersama kepolisian menemukan logistik Pemilu berupa Pleno yang sempat disimpan di salah satu gudang milik warga berinisial IL di Desa Saewe, Kecamatan Gunungsitoli, Sabtu (30/12) malam sekira pukul 20.00 Wib.

Luther Harefa menjelaskan Bawaslu Kota Gunungsitoli bersama pihak kepolisian dan kejaksaan yang mendapatkan informasi adanya logistik Pemilu sempat di bongkar dan disimpan di salah satu gudang milik warga langsung turun ke lokasi guna memastikan kebenaran informasi tersebut.

Baca Juga: Mengungkap Anisha Kalebic, Calon Istri Pangeran Mateen: Siapa Sebenarnya?

Saat tiba di lokasi, Bawaslu menemukan sejumlah packing logistik Pemilu terlihat sebagian rusak dan dapat dilihat langsung isi kardus yakni berupa logistik Pemilu jenis plano.

Saat petugas mengklarifikasi kepada pemilik gudang berinisial IL, dia mengaku logistik Pemilu yang dibongkar dan sempat disimpan di gudangnya adalah muatan dari mobil ekspedisi yang baru tiba pada hari yang sama  dan rencananya disortir dulu sebelum dikirim ke masing-masing KPU Kabupaten/Kota di Kepulauan Nias pada 2 Januari 2024.

Guna mencegah terjadinya hal hal yang tidak diinginkan, Bawaslu Kota Gunungsitoli merekomendasikan agar logistik Pemilu tersebut pada malam itu juga harus dikirim ke masing-masing gudang milik KPU kabupaten/kota di Kepulaun Nias.

Baca Juga: Pemerintah Kabupaten Hibahkan Uang Rp 5,67 Miliar ke Polres Karawang untuk Fasilitas E - TLE

“Pada malam itu juga bang, Minggu (31/12) dinihari sekira  pukul 01.00 Wib dengan menggunakan truk, logistik Pemilu tersebut langsung dikirim ke gudang masing-masing KPU kabupaten/kota minus Nias Selatan karena kurangnya armada dan dengan pengawalan petugas kepolisian,” ujar Luther Harefa.

Disinggung apakah kejadian ini menjadi temuan untuk dijadikan sebagai laporan pelanggaran Pemilu, Luther Harefa mengungkapkan Bawaslu dalam hal ini lebih mengedepankan pada pencegahan.

“Iya bang, untuk hal ini kita lebih mengedepankan pada pencegahannya, namun tentunya jika di kemudian hari terjadi gugatan dari pihak peserta Pemilu dan merasa dirugikan, temuan ini juga menjadi bukti dan bahan bagi Bawaslu Kota Gunungsitoli,” pungkas Luther Harefa.

Baca Juga: Pemerintah Kabupaten Hibahkan Uang Rp 5,67 Miliar ke Polres Karawang untuk Fasilitas E - TLE

Terpisah, ketika awak media NAWACITAPOST.COM melakukan konfirmasi dengan Ketua Bawaslu Kota Gunungsitoli Elmizarti via selular dan chat via pesan WhatsApp, Selasa (2/1/2024) hingga berita ini dilansir; Elmizarti selaku Ketua Bawaslu Kota Gunungsitoli enggan memberi komentar.

Dikutip sebagian dari www.waspada.id

Halaman:

Editor: Ade Nawacita

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini