Kamis, 4 Juni 2026

Berbekal Nasihat Ciputra, Nanda Widya Wujudkan Hunian untuk Kelas Menengah yang Nyaman

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Senin, 2 Juni 2025 | 11:57 WIB
Nanda Widya (X)
Nanda Widya (X)

NAWACITAPOST.COM - Nama Nanda Widya telah melekat dalam sejarah perkembangan industri properti di Indonesia. Lahir pada 7 Oktober 1954 di Jakarta, ia merupakan lulusan Teknik Sipil Universitas Indonesia tahun 1979.

Kariernya dimulai sebagai kontraktor, namun arah hidupnya berubah setelah bertemu dengan Ciputra. Pertemuan itu menjadi momen penting yang membuka jalan bagi Nanda untuk memasuki dunia pengembangan properti.

Ciputra memberikan satu nasihat yang membekas dalam ingatannya, boleh membangun mal jika 30 persen ruangnya sudah disewa. Semangat dan kegigihan pun menjadi bekal Nanda dan timnya untuk meyakinkan para penyewa.

Di awal 1990-an, saat akan membangun Metropolitan Mall di atas lahan sawah di Bekasi, langkah tersebut dianggap nekat. Sebab, saat itu Bekasi belum memiliki pusat perbelanjaan modern.

Citramaja City, tempat hunian modern yang menawarkan kenyamanan, kemudahan, dan keharmonisan hidup. (Instagram)

Tantangan yang sama juga ia alami ketika membangun Hotel Horison Bekasi, hotel berbintang pertama di kota itu. Namun Nanda tetap melangkah.

Sebelum mendirikan PT Metropolitan Land Tbk (Metland), ia terlebih dulu bergabung dengan Metropolitan Development pada 1981. Selama lebih dari satu dekade di perusahaan tersebut, ia membangun pengalaman, jaringan, dan visi yang kelak membentuk fondasi Metland.

Pada 1994, Nanda mendirikan Metland dengan fokus utama menyediakan hunian dan kawasan komersial untuk masyarakat kelas menengah. Di bawah kepemimpinannya, perusahaan ini tumbuh dengan cepat, menghadirkan berbagai proyek strategis di Jabodetabek seperti Metland Tambun, Metland Cileungsi, dan Grand Metropolitan Bekasi.

Nanda Widya memiliki cara pandang tersendiri dalam memimpin perusahaan. Ia menekankan pentingnya kualitas produk, lingkungan yang nyaman, serta komunikasi terbuka di dalam organisasi.

Baca Juga: Tak Pernah Ganti Sepatu, Ini Prinsip Hidup sang Raja Properti Ciputra yang Bikin Kagum  

Ia percaya bahwa kombinasi dari berbagai gaya kepemimpinan dapat membuat manajemen menjadi lebih efektif. Ia juga menerapkan sistem pelatihan khusus selama tiga bulan untuk talenta muda sebelum mereka diterjunkan ke lapangan, sebagai bentuk investasi jangka panjang bagi Metland.

Kiprah Metland mendapat pengakuan internasional. Pada 2012, Forbes Asia menempatkan Metland dalam daftar Best 200 Companies in Asia-Pacific. Tahun berikutnya, Metland masuk dalam daftar Forbes Indonesia 50 Best of The Best Companies.

Tak hanya perusahaannya yang mendapat penghargaan, Nanda Widya juga menerima berbagai apresiasi seperti Asia Pacific Entrepreneur Award 2013 dan The Most Innovative CEO 2014. Ia juga dianugerahi Bintang Satya Lancana Kebaktian Sosial oleh Presiden RI atas kontribusinya di bidang sosial.

Meski kini menjabat sebagai Komisaris Metland sejak 2016, pengaruhnya masih terasa dalam arah strategis perusahaan. Ia tetap aktif memberikan kontribusi melalui pemikiran dan visi jangka panjang. Komitmennya terhadap inovasi juga terlihat dari peluncuran Metland Card, sebuah platform digital untuk meningkatkan pengalaman pelanggan.

Halaman:

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini