Baca Juga: DPC PDIP Majalengka Dukung Megawati Lanjutkan Kepemimpinan
Perubahan pola ini menjadi isyarat bahwa promosi budaya, termasuk batik, perlu didekati secara lebih kreatif agar tetap relevan. Keterkaitan antara industri batik dan pariwisata budaya harus diperkuat melalui program-program terpadu yang melibatkan pemerintah, komunitas kreatif, dan pelaku UMKM.
Jeffry Yunus menekankan bahwa tantangan ini justru menjadi peluang. Ia percaya bahwa kolaborasi lintas sektor adalah kunci untuk membawa batik Indonesia semakin dikenal dan dihargai, baik di dalam negeri maupun di panggung global.
“Batik bukan hanya cerita masa lalu. Ia adalah bagian dari masa depan ekonomi Indonesia, yang berpijak pada warisan dan bergerak dengan inovasi,” katanya.
Artikel Terkait
Sat polres Siak Menangkap pelaku dugaan korban kekerasan seksual anak di bawah umur
Pemkab Siak Gelar Rakor Persiapan Porprov Riau ke XI Tahun 2026
Polda Metro Jaya Tertibkan 1.493 Atribut Ormas Selama Operasi Berantas Jaya 2025
FKP Hari Kedua: Komitmen Polri Tingkatkan Integritas dan Keterbukaan Melalui SPI
Bhabinkamtibmas Polsek Sukodono Tinjau Ketahanan Pangan di Kebun Pisang Ambon