Jumat, 5 Juni 2026

Baznas dan Pemkab Majalengka Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Gununglarang  

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Sabtu, 24 Mei 2025 | 12:48 WIB
Bupati dan Wakil Bupati Majalengka didampingi Wakil Ketua III Baznas saat memberikan bantuan kepada keluarga korban kebakaran.   (Defri)
Bupati dan Wakil Bupati Majalengka didampingi Wakil Ketua III Baznas saat memberikan bantuan kepada keluarga korban kebakaran. (Defri)

NAWACITAPOST.COM – Musibah kebakaran menimpa sebuah rumah di Blok Gununglarang, RT 007 RW 002, Desa Gununglarang, Kecamatan Bantarujeg. Peristiwa nahas yang terjadi pada Selasa dini hari, 20 Mei 2025, itu menewaskan seorang warga bernama Momon (59).

Di sela kegiatan launching Jalan Lingkar Selatan, Bupati dan Wakil Bupati Majalengka bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Forkopimda menyempatkan diri mengunjungi lokasi kebakaran serta memberikan bantuan kepada keluarga korban.

Didampingi oleh Baznas Majalengka dan pejabat daerah lainnya, Bupati Eman Suherman meninjau langsung rumah korban yang hangus terbakar. Rumah permanen berukuran 10 x 6 meter itu luluh lantak dilalap api.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Eman menyerahkan bantuan kemanusiaan yang disalurkan melalui Baznas Majalengka kepada keluarga korban.

Citra Maja City menawarkan berbagai kemudahan untuk memiliki rumah impian. (Citra Maja)

"Kami turut berduka atas musibah ini. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kekuatan. Ini bukan sekadar kunjungan, melainkan wujud empati dan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang berduka," ujar Eman Suherman kepada wartawan di lokasi, Jumat, 23 Mei 2025.

Wakil Ketua III Baznas Majalengka Bidang Perencanaan Keuangan dan Pelaporan, Embed Humed, menjelaskan bahwa bantuan yang diberikan merupakan bagian dari program tanggap darurat Baznas.

"Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap warga yang mengalami musibah. Semoga dapat sedikit meringankan beban keluarga korban," ungkapnya.

Peristiwa memilukan tersebut bermula saat korban dan istrinya, Sarmanah, terbangun karena mencium bau asap. Keduanya sempat keluar kamar untuk menyelamatkan diri. Namun, korban memutuskan kembali masuk ke dalam rumah untuk mengambil uang tunai yang disimpannya.

Baca Juga: Polresta Sidoarjo Apresiasi Inovasi Warga Kelola Ketahanan Pangan Berbasis Hidroponik

Sayangnya, saat itu api sudah membesar dan menyebar ke seluruh bagian rumah. Korban terjebak dan ditemukan meninggal dunia tak lama kemudian.

Anak korban, Haryana Hiswanto, sempat berusaha menyelamatkan ayahnya, tetapi gagal karena atap rumah ambruk dan api terus membesar. Jenazah korban ditemukan dalam kondisi luka parah akibat tertimpa reruntuhan kayu dan genteng serta diduga mengalami sesak napas akibat kekurangan oksigen.

Pihak kepolisian menduga kebakaran dipicu oleh korsleting listrik di bagian atap kamar depan, yang kemudian menjalar ke seluruh ruangan. Kerugian materiil akibat kejadian ini diperkirakan mencapai Rp100 juta.

 

Halaman:

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini