6. Geopark Ijen
Geopark Ijen mencakup wilayah Kabupaten Banyuwangi dan Bondowoso di Jawa Timur. Daya tarik utamanya adalah fenomena blue fire yang hanya dapat ditemukan di beberapa tempat di dunia.
Kawasan ini juga memiliki danau kawah paling asam di dunia serta keanekaragaman flora dan fauna yang tinggi, termasuk beberapa spesies mamalia dan burung langka. Geopark Ijen menjadi contoh ideal bagaimana keajaiban geologi dan pelestarian alam dapat disinergikan dengan sektor pariwisata.
Baca Juga: Catatan Tawuran Manggarai dari Tahun ke Tahun: Warisan Kekerasan yang Tak Kunjung Padam Sejak 1970
7. Geopark Belitung
Geopark ini mencerminkan kekayaan geologi yang unik di wilayah Bangka Belitung. Terkenal dengan formasi batuan granitnya, kawasan ini juga menyimpan jejak aktivitas gunung api bawah laut purba, temuan mineral timah terbesar di Asia Tenggara, serta batu meteorit yang dikenal sebagai satam atau tektit. Geopark Belitung menunjukkan bahwa nilai sejarah geologi dapat menjadi daya tarik wisata yang berkelas internasional.
8. Geopark Maros Pangkep
Baru diakui UNESCO pada tahun 2023, Geopark Maros Pangkep di Sulawesi Selatan memiliki lanskap tower karst yang menakjubkan. Kawasan ini dikenal sebagai kawasan karst terbesar kedua di dunia setelah wilayah karst Cina Selatan. Selain keindahan alamnya, geopark ini menyimpan ratusan gua yang dahulu dihuni manusia purba, menambah nilai sejarah dan arkeologis dari kawasan ini.
9. Geopark Merangin Jambi
Geopark Merangin terletak di Provinsi Jambi dan dikenal dengan keberadaan fosil flora berusia ratusan juta tahun yang terawetkan di bebatuan. Sungai Batang Merangin yang mengalir di kawasan ini menawarkan pengalaman arung jeram sambil menikmati situs-situs geologi purba. Kombinasi wisata petualangan dan edukasi membuat geopark ini menjadi destinasi yang unik dan berkesan.
10. Geopark Raja Ampat
Baca Juga: Pramono Anung Gagas ‘Manggarai Bersholawat’ untuk Redam Tawuran Warga Manggarai
Terkenal sebagai surga bawah laut, Geopark Raja Ampat di Papua Barat Daya menjadi geopark terbaru yang masuk UNESCO Global Geopark. Gugusan karst yang menjulang di garis khatulistiwa memberi julukan "The Emerald Karst in the Equator" bagi kawasan ini. Keanekaragaman hayati lautnya yang luar biasa, ditambah keberadaan spesies endemik yang tidak ditemukan di tempat lain, menjadikan Raja Ampat sebagai simbol kekayaan alam Indonesia yang tak tergantikan.
Artikel Terkait
Wajib Nonton! 5 Fillm Bioskop Yang Tayang Bulan Mei 2025, Nomor 2 Serem Banget
Tanggap Aduan Warga, Yuga Pratisabda Lakukan Fogging di Ploso Timur
Komunitas Buleks 99 Rayakan Kebersamaan Lewat Tasyakuran
Polsek Tualang Intensifkan Patroli Blue Light, Antisipasi Curat, Curas, dan Curanmor
Gunung Lewotobi Laki-Laki Eropsi Lagi: Warga Diminta Waspada dan Tetap Tenang